TRENGGALEK-Masyarakat di Bumi Menak Sopal khususnya di daerah yang mengalami kesulitan air harus waspada ketika musim kemarau. Pasalnya, seiring datangnya musim kemarau, kekeringan mulai melanda di wilayah Trenggalek. Hal ini seperti yang terjadi di Desa Mlinjon, Kecamatan Suruh, dan Desa Jatiprahu, Kecamatan Karangan.
Tak ayal kini beberapa warga di desa tersebut mengandalkan air bantuan dari berbagai pihak. Setiap bantuan air tersebut datang, warga terdampak yang kebanyakan ibu rumah tangga rela mengantre. “Jadi mulai minggu ini setiap ada kabar bahwa akan ada kiriman air bersih, kami selalu bersiap. Sebab takut tak kebagian,” ungkap salah satu warga Desa Mlinjon, Sutiyah.
Dia melanjutkan, kelangkaan air bersih di wilayah tersebut sudah dirasakan warga sekitar akhir bulan kemarin (Juli, Red). Saat itu, sumur warga mulai mengering sehingga mayoritas warga membeli air mineral untuk keperluan konsumsi, sedangkan air sumur digunakan untuk mandi atau cuci-cuci. “Hampir setiap tahun daerah sini mengalami kekeringan ketika kemarau, jadi kami berterima kasih jika ada bantuan yang datang, seperti dari Pak Polisi ini,” tuturnya.
Hal yang tidak jauh berbeda diungkapkan Kasatlantas Polres Trenggalek AKP Yudhiono ketika memberi bantuan air bagi warga di desa tersebut. Menurutnya, dropping air bersih untuk warga yang terdampak kekeringan di Kabupaten Trenggalek mulai dilakukan pada Kamis (3/8) lalu. Sedikitnya ada empat mobil tangki air bersih yang diterjunkan ke dua kecamatan lokasi kekeringan. Proses penyaluran air bersih ini dilakukan langsung ke warga yang ada di lokasi terdampak. “Ketika memberikan bantuan air itu puluhan warga sudah menyiapkan wadah air bersih secara mandiri, kemudian kami yang ada di lokasi membantu proses pengisian langsung dari mobil tangki,” imbuhnya.
Tujuan dropping air bersih ke lokasi terdampak kekeringan tersebut untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat. Jika masyarakat masih membutuhkan kiriman air bersih, rencananya dropping ini akan kembali dilakukan pekan depan. Sesuai data yang diterima, di desa lokasi kekeringan itu ada sekitar 20 KK yang terdampak kekeringan. “Jadi, jika ada masyarakat di daerah lain yang terdampak kekeringan dan membutuhkan kiriman air bersih, kami mengimbau agar mau melaporkan ke bhabinkamtibmas atau polsek setempat. Selanjutnya akan di-dropping air bersih,” jelasnya.(jaz/c1)
Editor : Zaki Jazai