Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Tujuh Puskeswan di Tulungagung Salurkan Vaksin Rabies, Tak Sembarangan Hewan Jadi Sasaran

Matlaul Ngainul Aziz • Minggu, 8 Oktober 2023 | 00:00 WIB

 

PEDULI: Petugas Puskeswan Ngunut saat memeriksa kesehatan hewan peliharan milik masyarakt setempat di Puskeswan Ngunut pada Jumat (6/10/2023).
PEDULI: Petugas Puskeswan Ngunut saat memeriksa kesehatan hewan peliharan milik masyarakt setempat di Puskeswan Ngunut pada Jumat (6/10/2023).

TULUNGAGUNG– Sebanyak 70 persen dari total jatah vaksinasi rabies sejumlah 800 dosis telah berhasil tersalurkan. Adapun vaksinasi rabies ini menyasar pada hewan pembawa rabies seperti anjing, kucing, dan kera. Penyalurannya akan dilaksanakan di 7 puskeswan di Tulungagung.

Kabid Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Tulungagung, Tutus Sumaryani mengatakan, pelaksanaan vaksinasi rabies berlangsung dari September hingga Oktober di 7 puskeswan di Tulungagung.

Pada program vaksinasi rabies ini, Pemkab Tulungagung diberi jatah vaksin rabies sebanyak 800 dosis.

Kini telah ada 560 dosis vaksin rabies telah disuntikkan atau sekitar 70 persen dari jumlah total vaksin rabies. “Untuk vaksinasi rabies, kita laksanakan di tujuh puskeswan yakni Puskeswan Ngunut, Kedungwaru, Campurdarat, Besuki, Kalidawir, Gondang, dan Rejotangan,” jelasnya Jumat (6/10/2023).

Vaksinasi rabies ini akan menyasar hewan pembawa rabies seperti anjing, kucing, dan kera. Kemudian untuk jadwal vaksinasi sendiri akan menyesuaikan masing-masing puskeswan. Sebab, selain melayani vaksinasi rabies, puskeswan juga melayani vaksinasi PMK dan LSD sehingga memengaruhi penjadwalan vaksinasi rabies.

“Masing-masing puskeswan punya jadwalnya sendiri. Seperti hari ini, vaksinasi rabies diadakan di Puskeswan Ngunut," ucapnya.

Kendati demikian, petugas puskeswan akan memberikan sosialiasi terlebih dahulu kepada masyarakat. Sosialisasi tersebut menyasar masyarakat yang memelihara hewan pembawa rabies.

“Walaupun pelaksanaannya tidak bersamaan, tapi petugas puskeswan akan menyosialisasikan vaksinasi rabies kepada masyarakat di lingkup wilayah pelayanan puskeswan. Terutama masyarakat yang memelihara hewan pembawa rabies,” paparnya.

Disinggung ihwal temuan kasus rabies di Tulungagung, dia menegaskan bahwasanya tidak ada temua kasus rabies di Tulungagung. Namun, vaksinasi rabies ini perlu dilakukan agar hewan peliharan terhindar dari virus tersebut.

Terlebih, vaksinasi rabies ini menjadi penting lantaran berada pada daerah berisiko karena berdekatan dengan Pulau Bali yang menjadi tempat rawan adanya temuan rabies. "Jawa Timur ini termasuk daerah berisiko karena berdekatan dengan Pulau Bali. Itu karena lalu lintas hewannya juga sangat dekat, sehingga vaksinasi rabies ini wajib," ungkapnya.

Baca Juga: Belajar Naik Gunung, Pendakian Wilis Via Penampihan Patut Dicoba, Siapa Tahu Ketemu Hewan Ini

Program vaksinasi rabies ini merupakan instruksi langsung dari pemerintahan pusat. Program yang dijadwalkan satu tahun sekali ini pun dilakukan untuk mendukung Hari Rabies Sedunia.

Diketahui, antusiasme masyarakat dalam program vaksinasi tersebut pun cukup tinggi. “Cukup tinggi antusiasmenya, program ini juga gratis. Apalagi sekarang ini sudah 70 persen yang vaksinasi, rata-rata hewan peliharaan,” tandasnya. 

 

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#tulungagung #vaksin rabies #puskeswan