Boyolangu, Radar Tulungagung – Di tengah semakin tingginya kebutuhan akan keterampilan mengemudi, sebuah kursus baru hadir di Tulungagung dengan standar pelatihan berkompetensi nasional. Ya, kursus itu adalah Kursus Mengemudi Krishna, di Jalan Ki Mangun Sarkoro 29, Dusun Krajan, Desa Beji, Kecamatan Boyolangu, yang dirintis oleh pasangan muda Dian Dwi Satria, 25, dan Ayu Trisnawati, 20, yang siap mencetak pengemudi andal dengan metode pengajaran yang terstruktur.
Dian, sapaan akrab Dian Dwi Satria, mengaku bahwa telah menghabiskan 7 tahun sebagai instruktur mengemudi sebelum mendirikan Kursus Mengemudi Krishna. Pengalaman panjangnya di bidang mengemudi tersebut yang mendorongnya untuk mendirikan kursus sendiri. Dengan dukungan sang istri, mereka akhirnya membuka Kursus Mengemudi Krishna pada 11 Agustus 2024, dengan harapan dapat memberikan pelatihan berkualitas bagi masyarakat yang ingin belajar mengemudi secara profesional.
"Saya melihat peluang yang besar, di mana banyak orang membutuhkan keterampilan mengemudi. Bukan hanya untuk keperluan pribadi, melainkan juga untuk dunia kerja. Setelah bertahun-tahun bekerja sebagai instruktur, saya memutuskan untuk mencoba usaha sendiri agar bisa memberikan pelatihan yang lebih baik dan sesuai standar," ujar Dian.
Sebagai bentuk keseriusan, Kursus Mengemudi Krishna telah tergabung dalam Asosiasi Pelatihan Mengemudi Indonesia (APMI) dan menerapkan kurikulum berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Hal ini memastikan bahwa setiap peserta didik tidak hanya belajar teknik dasar mengemudi, tetapi juga memahami aspek keselamatan, aturan lalu lintas, dan teknik berkendara yang benar sesuai dengan regulasi nasional.
"Kami ingin peserta tidak hanya bisa mengemudi, tetapi juga paham bagaimana menjadi pengendara yang bertanggung jawab dan aman di jalan. Oleh karena itu, kami menerapkan standar nasional agar lulusan dari sini siap menghadapi berbagai kondisi lalu lintas," tambahnya.
Meski tergolong baru, Kursus Mengemudi Krishna memiliki berbagai keunggulan dengan menawarkan fasilitas lengkap dan layanan berkualitas. Saat ini, mereka memiliki tiga unit mobil latihan, yaitu Honda Brio matik serta dua unit Daihatsu Xenia manual, yang siap digunakan peserta untuk latihan berkendara. Selain itu, kursus ini juga menawarkan berbagai keunggulan, di antaranya tergabung dalam APMI yang menjamin kualitas pelatihan sesuai standar nasional, materi berbasis SKKNI sehingga membuat kurikulum yang diterapkan sesuai dengan standar kompetensi nasional, memiliki instruktur berpengalaman dan ramah dengan dibimbing oleh tiga trainer profesional, juga buku panduan dan sertifikat.
Nantinya, setiap peserta mendapatkan panduan belajar serta sertifikat setelah menyelesaikan kursus. Ada juga jadwal fleksibel dengan kelas yang tersedia setiap hari dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB dengan opsi latihan malam (overtime). “Yang perlu diingat, keunggulan kursus kami selain beberapa di atas adalah harga termurah di Tulungagung, dengan menawarkan biaya kursus yang lebih terjangkau dibandingkan tempat lain,” jelas Dian.
Selain itu, pasangan muda tersebut juga menyoroti pentingnya keterampilan mengemudi dalam dunia kerja. Saat ini, banyak perusahaan yang mensyaratkan kemampuan mengemudi bagi calon karyawannya. Baik untuk posisi di bidang logistik, transportasi, maupun pekerjaan lapangan lainnya.
"Mengemudi bukan lagi sekadar kebutuhan pribadi, melainkan juga menjadi nilai tambah di dunia kerja. Kami ingin membantu masyarakat agar lebih siap menghadapi tantangan tersebut dengan keterampilan yang benar," jelas Dian.
Bagi masyarakat Tulungagung yang tertarik untuk belajar mengemudi, pendaftaran dapat dilakukan langsung di kantor Kursus Mengemudi Krishna di depan Kantor Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Tulungagung. Informasi lebih lanjut juga dapat diperoleh melalui WhatsApp di nomor 0857-3911-5520.
Sebagai pasangan muda yang baru merintis usaha, Dian dan Ayu memiliki harapan besar agar Kursus Mengemudi Krishna bisa terus berkembang. Ke depan, mereka berencana menambah unit kendaraan, memperluas lokasi kursus, serta membuka cabang di berbagai daerah agar lebih banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaat dari pelatihan ini.
"Kami percaya dengan kerja keras, doa, dan dukungan dari keluarga serta pelanggan, usaha ini bisa berkembang lebih besar. Harapan kami, Kursus Mengemudi Krishna menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang ingin belajar mengemudi dengan aman, nyaman, dan berstandar nasional," pungkas Dian.
Dengan visi besar serta semangat wirausaha, pasangan muda ini membuktikan bahwa usia bukanlah batasan untuk sukses. Kini, Kursus Mengemudi Krishna siap membantu masyarakat Tulungagung menguasai jalan dengan percaya diri.
Di sisi lain, Ayu -sapaan akrab Ayu Trisnawati- menambahkan keterangan dari sang suami. Menurutnya, keinginan mereka adalah memberikan kesempatan bagi siapa saja untuk belajar mengemudi tanpa terbebani oleh biaya yang mahal. "Kami ingin memastikan bahwa siapa saja, baik pelajar, pekerja, atau ibu rumah tangga, memiliki kesempatan untuk belajar mengemudi dengan metode yang benar. Oleh karena itu, kami tetap menjaga kualitas dengan harga yang lebih terjangkau," katanya. (yay/c1/jaz)