Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Tiga Bansos Tunai dan Dua Bansos Non Tunai Cair Bersamaan Mei 2026, PKH, BPNT, PIP hingga Beras 20 Kg Mulai Disalurkan

Maylanni Diana Fitri • Selasa, 26 Mei 2026 | 14:36 WIB
Tiga bansos tunai dan dua bansos non tunai cair bersamaan Mei 2026. PKH, BPNT, PIP, beras 20 kg, dan minyak goreng mulai disalurkan.(pinterest)
Tiga bansos tunai dan dua bansos non tunai cair bersamaan Mei 2026. PKH, BPNT, PIP, beras 20 kg, dan minyak goreng mulai disalurkan.(pinterest)

Radar Tulungagung - Tiga bansos tunai dan dua bansos non tunai dilaporkan cair bersamaan pada pertengahan hingga akhir Mei 2026. Pemerintah disebut terus mempercepat penyaluran bantuan sosial guna menjaga daya beli masyarakat rentan di tengah kebutuhan pokok yang masih tinggi.

Program bantuan yang saat ini sedang digulirkan meliputi Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Program Indonesia Pintar (PIP). Selain itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan pangan berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter kepada keluarga penerima manfaat (KPM).

Penyaluran dilakukan melalui dua jalur utama, yakni bantuan tunai lewat rekening KKS bank Himbara dan bantuan non tunai berupa komoditas pangan melalui Bulog, PT Pos Indonesia, serta perangkat desa dan kelurahan.

PKH, BPNT, dan PIP Tahap Susulan Masih Terus Cair

Kementerian Sosial saat ini masih mengebut pencairan PKH tahap kedua susulan bagi KPM yang sebelumnya mengalami kendala data maupun belum masuk pada termin awal.

Baca Juga: Analisis Harga Emas Antam Hari Ini 26 Mei 2026: Minyak Dunia Ambruk, Pengamat Prediksi Harga Logam Mulia Bakal Kembali Ngegas!

Secara nasional, pencairan tahap awal disebut telah menyerap sekitar 70 hingga 80 persen kuota penerima. Namun pemerintah masih membuka penyaluran susulan bagi penerima yang baru selesai divalidasi datanya.

KPM dengan komponen anak sekolah, balita, ibu hamil, lansia, dan penyandang disabilitas diminta rutin mengecek saldo kartu KKS mereka karena proses top up bantuan masih berlangsung bertahap.

Selain PKH, bantuan sembako BPNT tahap kedua susulan senilai Rp600 ribu juga dilaporkan terus disalurkan ke rekening penerima.

“Status BPNT di aplikasi SIKS-NG sebagian besar sudah menunjukkan SPM atau Surat Perintah Membayar,” demikian informasi yang ramai dibahas terkait pencairan bansos Mei 2026.

Status tersebut menandakan dana dari kas negara segera dipindahkan ke bank penyalur seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BSI sebelum masuk ke rekening KKS KPM.

Sementara itu, bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) termin kedua juga mulai aktif dicairkan bagi siswa yang masuk dalam SK pemberian dan telah mengaktifkan rekening SimPel.

Penyaluran PIP dilakukan melalui Bank BRI untuk siswa SD dan SMP serta Bank BNI untuk jenjang SMA sederajat. Nominal bantuan berbeda sesuai tingkat pendidikan penerima.

Bantuan Beras 20 Kg dan Minyak Goreng 4 Liter Disalurkan Sekaligus

Selain bantuan tunai, pemerintah juga mempercepat distribusi bantuan pangan non tunai berupa beras dan minyak goreng.

Baca Juga: Pupuk “Poska” Diduga Ilegal dan Tak Sesuai SNI Beredar di Tulungagung, Ini Modus Pelakunya

Bantuan beras cadangan pemerintah disalurkan sebanyak 10 kilogram per bulan. Namun untuk mempercepat distribusi, pemerintah merapel penyaluran dua bulan sekaligus sehingga setiap KPM menerima total 20 kilogram beras premium.

Penyaluran dilakukan melalui kantor desa, kelurahan, hingga kantor pos sesuai jadwal yang ditentukan masing-masing daerah.

Tidak hanya beras, bantuan minyak goreng juga disalurkan secara rapel dua bulan sekaligus.

Setiap penerima bantuan memperoleh minyak goreng sebanyak 2 liter per bulan atau total 4 liter dalam satu kali distribusi.

Kombinasi bantuan beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter disebut menjadi langkah pemerintah menjaga ketahanan pangan rumah tangga masyarakat miskin dan rentan miskin.

Program bantuan pangan tersebut juga diharapkan dapat membantu menekan pengeluaran dapur keluarga penerima manfaat selama Mei hingga Juni 2026.

Distribusi Bansos Nasional Diklaim Sudah Tembus 50 Persen

Badan Pangan Nasional bersama Perum Bulog dan PT Pos Indonesia menyebut progres distribusi bantuan pangan di tingkat desa dan kelurahan saat ini telah mencapai lebih dari 50 persen secara nasional.

Pemerintah daerah juga diminta mempercepat distribusi bantuan ke wilayah pelosok, daerah perbatasan, hingga kepulauan agar penyaluran bansos lebih merata.

Selain memastikan bantuan tepat sasaran, pemerintah juga mengimbau KPM memanfaatkan bantuan secara bijak, terutama untuk memenuhi kebutuhan pangan dan pendidikan anak.

Bantuan tunai dari PKH, BPNT, dan PIP diharapkan dapat membantu biaya sekolah, kebutuhan sehari-hari, hingga menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi.

Sementara bantuan non tunai berupa beras dan minyak goreng diharapkan mampu menjaga ketahanan pangan keluarga miskin di berbagai daerah Indonesia.

Masyarakat yang merasa terdaftar sebagai penerima bantuan diminta rutin mengecek saldo KKS maupun informasi resmi dari pendamping sosial dan pemerintah daerah agar tidak tertinggal jadwal pencairan dan distribusi bantuan sosial.

Editor : Maylanni Diana Fitri
#bpnt tahap 2 #PKH Mei 2026 #bansos cair bersamaan #PIP termin kedua #bantuan beras 20 kg