Radar Tulungagung - Kabar baik datang bagi keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan atau PKH tahap 2 gelombang kedua. Bantuan yang sebelumnya sempat gagal cek rekening kini dilaporkan sudah berstatus SI atau Standing Instruction pada sistem penyaluran bansos.
Perubahan status tersebut menjadi tanda bahwa proses pencairan PKH tahap 2 tinggal menunggu saldo masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Namun untuk bantuan pangan non tunai atau BPNT, sebagian besar status penyaluran masih berada pada tahap SPM.
Pemerintah diperkirakan masih melanjutkan pencairan bansos secara bertahap dalam 3 sampai 7 hari ke depan setelah status SI muncul di sistem.
PKH Gelombang Kedua Sudah SI, BPNT Masih SPM
Informasi terbaru menunjukkan mayoritas penerima PKH tahap 2 gelombang kedua kini sudah berubah status menjadi SI.
Status tersebut muncul setelah sebelumnya banyak KPM mengalami gagal cek rekening saat proses pencairan tahap kedua berlangsung.
“Untuk PKH gelombang kedua yang kemarin gagal cek rekening, hari ini sudah SI. Tinggal menunggu saldo masuk saja,” demikian informasi terbaru terkait perkembangan bansos Mei 2026.
Meski status PKH sudah berubah, pencairan saldo ke rekening KKS disebut belum langsung dilakukan pada hari yang sama.
Penerima bantuan diminta tetap bersabar karena proses transfer dana biasanya membutuhkan waktu sekitar 3 hingga 7 hari setelah status SI muncul.
Sementara itu, bantuan BPNT tahap kedua hingga kini masih banyak yang berstatus SPM atau Surat Perintah Membayar.
Artinya, proses pencairan BPNT masih berada pada tahap administrasi sebelum dana benar-benar ditransfer ke rekening penerima.
Periode April-Juni Sudah Muncul di Cek Bansos
Selain perubahan status SI, sebagian besar KPM juga mulai melihat perubahan periode penyaluran di aplikasi dan situs Cek Bansos.
Jika sebelumnya masih menampilkan Januari, Februari, dan Maret, kini banyak penerima sudah melihat periode April, Mei, dan Juni 2026.
Perubahan tersebut menjadi salah satu tanda bahwa bantuan sosial masih aktif dan berpeluang cair dalam termin susulan tahap kedua.
“Kalau periodenya sudah berubah April-Juni, artinya bantuan masih ada peluang cair,” demikian penjelasan yang ramai dibahas oleh penerima bansos.
Meski demikian, sejumlah penerima mengaku saldo rekening mereka masih kosong saat dilakukan pengecekan.
Hal itu disebut wajar karena status SI baru muncul pada hari yang sama sehingga proses top up saldo belum selesai dilakukan.
Penerima bansos juga diimbau tidak terburu-buru melakukan pengecekan saldo ke ATM maupun agen bank karena dikhawatirkan justru menghabiskan biaya dan tenaga.
Pencairan Bansos Tahap 2 Disebut Dibagi Dua Gelombang
Pemerintah disebut membagi pencairan bansos tahap kedua menjadi dua gelombang penyaluran.
Gelombang pertama sebelumnya sudah banyak dicairkan pada minggu lalu, sedangkan gelombang kedua saat ini masih dalam proses pencairan bertahap.
Kondisi tersebut membuat sebagian KPM sudah menerima bantuan lebih dulu, sementara lainnya masih menunggu proses SI hingga saldo masuk ke rekening KKS.
Penerima bantuan diminta memastikan data kependudukan dan status keluarga tetap valid agar tidak terkendala pencairan.
Beberapa faktor seperti perubahan status ekonomi, anggota keluarga ASN, TNI, atau Polri hingga kenaikan desil kesejahteraan disebut dapat memengaruhi kelanjutan bantuan sosial.
Selain itu, KPM juga disarankan rutin mengecek status bansos melalui situs resmi cekbansos.kemensos.go.id karena dinilai lebih cepat diperbarui dibanding aplikasi.
Dengan mayoritas status PKH tahap 2 gelombang kedua kini sudah SI, peluang pencairan bansos dalam waktu dekat disebut semakin besar bagi KPM yang memenuhi syarat.
Editor : Maylanni Diana Fitri