Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Status SI PKH dan BPNT Tahap 2 Mulai Bermunculan, Empat Bansos Ini Masih Cair hingga Akhir Mei 2026

Maylanni Diana Fitri • Selasa, 26 Mei 2026 | 15:08 WIB
Status SI PKH dan BPNT tahap 2 mulai muncul akhir Mei 2026. Empat bansos masih cair menjelang Idul Adha, cek daftar lengkapnya.(pinterest)
Status SI PKH dan BPNT tahap 2 mulai muncul akhir Mei 2026. Empat bansos masih cair menjelang Idul Adha, cek daftar lengkapnya.(pinterest)

Radar Tulungagung – Status SI PKH dan BPNT tahap 2 mulai bermunculan menjelang akhir Mei 2026. Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dilaporkan sudah mengalami perubahan status dari SPM menjadi SI di sistem bansos, menandakan proses pencairan bantuan sosial semakin dekat dilakukan melalui kartu KKS masing-masing penerima.

Perubahan status tersebut menjadi kabar baik bagi KPM yang sebelumnya sempat gagal cek rekening atau belum menerima bantuan pada tahap kedua periode April–Juni 2026. Selain PKH dan BPNT, pemerintah juga masih menyalurkan Program Indonesia Pintar (PIP) serta bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng hingga menjelang Idul Adha 2026.

Berdasarkan informasi yang beredar di kalangan pendamping sosial dan kanal informasi bansos, perubahan status SI atau standing instruction menunjukkan data penerima sudah masuk tahap instruksi penyaluran ke bank Himbara seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BSI.

Status SI PKH dan BPNT Jadi Tanda Bantuan Segera Cair

Perubahan status menjadi SI banyak dialami oleh KPM yang sebelumnya berada di status SPM atau Surat Perintah Membayar. Kategori penerima ini umumnya merupakan KPM susulan maupun penerima baru pengganti peserta yang sudah di-exclude dari program bantuan sosial.

Baca Juga: Pertalite untuk Mobil di Atas 1400 CC Dikabarkan Dilarang Mulai 1 Juni 2026, Pertamina Bongkar Fakta Sebenarnya yang Bikin Publik Kaget

“Kalau sudah SI biasanya tinggal menunggu saldo masuk ke kartu KKS,” dijelaskan dalam pembaruan informasi bansos akhir Mei 2026.

Meski demikian, penerima diminta tidak terburu-buru melakukan pengecekan saldo KKS karena proses top up dari bank penyalur masih membutuhkan waktu. Biasanya pencairan berlangsung bertahap dalam kurun 3 sampai 7 hari kerja setelah status berubah menjadi SI.

Data sementara yang beredar menyebutkan penyaluran PKH tahap 2 sudah mencapai sekitar 80 persen secara nasional. Sementara BPNT tahap 2 disebut sudah tersalurkan hingga 90 persen.

KPM yang statusnya sudah berubah menjadi SI juga umumnya mengalami pembaruan periode di aplikasi dan laman cek bansos dari sebelumnya Januari–Maret menjadi April–Juni 2026.

Bagi penerima baru yang sebelumnya mendapatkan bansos lewat kantor pos pada tahap pertama, kini sebagian mulai menerima kartu KKS dan buku tabungan baru. Penyaluran tahap kedua selanjutnya akan dilakukan melalui rekening bank penyalur.

Empat Bantuan Sosial Masih Cair hingga Akhir Mei 2026

Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, pemerintah masih melanjutkan penyaluran sedikitnya empat bantuan sosial kepada masyarakat rentan di berbagai daerah Indonesia.

Empat bantuan tersebut meliputi:

  1. PKH tahap 2 periode April–Juni 2026
  2. BPNT tahap 2 periode April–Juni 2026
  3. Program Indonesia Pintar (PIP)
  4. Bantuan pangan beras dan minyak goreng

Untuk bantuan pangan, penyaluran yang berjalan saat ini disebut masih merupakan alokasi Februari–Maret 2026 yang sebelumnya belum tersalurkan di sejumlah daerah.

Baca Juga: Gaji ke 13 Pensiunan Cair 2 Juni 2026, Taspen Buka Fakta Rapelan Gaji yang Ramai Disebut Segera Dibayar

Sementara itu, isu terkait perpanjangan bantuan beras dan minyak goreng memang mulai beredar. Namun hingga akhir Mei 2026, belum ada keputusan final mengenai tambahan alokasi baru untuk program tersebut.

“Yang sedang cair sekarang itu masih alokasi lama yang belum tersalurkan, bukan tambahan baru,” dijelaskan dalam informasi tersebut.

Pemerintah sendiri terus mendorong percepatan distribusi bansos agar bantuan dapat diterima masyarakat sebelum Idul Adha. Penyaluran dilakukan bertahap sesuai kesiapan data dan proses validasi bank penyalur.

KPM Exclude Diganti Penerima Baru, Warga Diminta Rutin Cek Status

Di sisi lain, munculnya KPM baru pada tahap kedua 2026 juga berkaitan dengan banyaknya peserta lama yang dihapus atau di-exclude dari daftar penerima bansos.

Penyebab exclude cukup beragam, mulai dari status ekonomi yang meningkat, adanya anggota keluarga yang menjadi ASN, TNI, Polri, hingga perubahan desil kesejahteraan dalam pendataan sosial nasional.

Akibatnya, kuota penerima yang kosong digantikan oleh KPM baru yang dinilai lebih layak menerima bantuan.

KPM yang masih mendapati status Januari–Maret di cek bansos diminta segera melakukan pengecekan lebih lanjut melalui pendamping sosial atau operator desa untuk memastikan status bantuannya masih aktif atau sudah dihentikan.

Penerima bansos juga disarankan memanfaatkan bantuan dengan bijak, terutama untuk kebutuhan pokok dan pendidikan keluarga.

Selain itu, muncul pula wacana pembatasan penerimaan bansos maksimal lima tahun bagi masyarakat usia produktif. Karena itu, masyarakat didorong mulai memanfaatkan bansos sebagai modal usaha dan pemberdayaan ekonomi keluarga.

“Bansos itu sementara, berdaya itu selamanya,” menjadi pesan yang kembali disampaikan dalam pembaruan informasi bansos akhir Mei 2026 tersebut.

Editor : Maylanni Diana Fitri
#status SI PKH 2026 #BPNT tahap 2 cair #bansos Mei 2026 #cek KKS PKH BPNT #bantuan beras minyak goreng 2026