JAKARTA - Informasi terbaru terkait cek saldo BPNT tahap 2 kembali menjadi perhatian masyarakat penerima bantuan sosial. Hingga sore dan malam hari pada 28 Mei 2026, sejumlah Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dari berbagai tahun penerbitan dilaporkan masih kosong dan belum menerima pencairan saldo bantuan pangan non tunai.
Update tersebut disampaikan dalam siaran pengecekan saldo bansos yang dilakukan secara langsung terhadap beberapa kartu KKS penerima BPNT. Mulai dari KKS terbitan tahun 2017, 2018 hingga 2021, hasil pengecekan menunjukkan saldo bantuan tahap kedua masih belum masuk.
Kondisi ini membuat banyak keluarga penerima manfaat masih menunggu kepastian pencairan bantuan sosial BPNT yang biasanya disalurkan melalui rekening bank Himbara seperti BRI dan BNI.
Dalam tayangan pengecekan saldo terbaru, KKS terbitan tahun 2021 menjadi salah satu yang diperiksa pada pukul 17.54 WIB tanggal 28 Mei 2026. Hasilnya, saldo bantuan BPNT masih kosong atau belum ada dana masuk ke rekening penerima.
“Masih kosong, belum ada saldo masuk,” demikian keterangan yang disampaikan saat pengecekan berlangsung.
KKS Tahun 2018 dan 2017 Juga Belum Cair
Tidak hanya KKS tahun 2021, pengecekan saldo juga dilakukan terhadap kartu KKS terbitan tahun 2018. Pemeriksaan dilakukan sekitar pukul 17.56 WIB pada hari yang sama.
Hasilnya masih serupa. Saldo bantuan BPNT tahap kedua belum terlihat masuk ke rekening penerima. Beberapa warga dari berbagai daerah bahkan ikut menyampaikan kondisi serupa saat mengikuti siaran pengecekan saldo bansos tersebut.
Salah satu komentar yang muncul menyebut wilayah Bogor masih belum mendapatkan pencairan BPNT. Selain itu, terdapat juga penerima BPNT murni yang mengaku saldo KKS miliknya masih kosong.
Pengecekan kemudian berlanjut pada KKS BPNT terbitan tahun 2017. Hasil yang diperoleh kembali menunjukkan belum adanya dana bantuan yang masuk hingga pukul 17.57 WIB.
Situasi ini membuat sebagian penerima bantuan memilih untuk terus memantau perkembangan pencairan saldo melalui ATM maupun layanan mobile banking dari bank penyalur.
Banyak Warga Menunggu BPNT Tahap Kedua
BPNT tahap kedua menjadi salah satu bantuan sosial yang paling dinantikan masyarakat karena digunakan untuk membantu kebutuhan pangan sehari-hari.
Program bantuan ini menyasar keluarga penerima manfaat yang telah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos.
Pencairan BPNT biasanya dilakukan secara bertahap melalui KKS yang terhubung dengan rekening bank Himbara. Namun, proses distribusi di setiap daerah sering kali berbeda sehingga waktu pencairan tidak selalu bersamaan.
Dalam pengecekan terbaru, ada juga permintaan dari warga agar dilakukan pemeriksaan terhadap KKS terbitan tahun 2020 dari Bank BNI. Namun, disebutkan bahwa hingga saat itu belum ada laporan pencairan yang masuk.
Sementara itu, pengecekan ulang terhadap KKS terbitan tahun 2021 sekitar pukul 17.59 WIB juga masih menunjukkan hasil kosong tanpa saldo bantuan masuk.
Baca Juga: Disetujui DPR RI? Ini Fakta Sebenarnya soal Kenaikan Gaji Pensiunan 2026 dan Rapelan Taspen
Penerima Diminta Tetap Pantau Saldo KKS
Meski hingga malam hari belum terlihat pencairan, masyarakat penerima BPNT diminta tetap memantau saldo rekening KKS secara berkala. Pasalnya, pencairan bansos sering dilakukan bertahap dan bisa masuk sewaktu-waktu tergantung proses distribusi dari pusat maupun bank penyalur.
Penerima bantuan juga diimbau untuk rutin mengecek informasi resmi dari Kementerian Sosial maupun bank penyalur agar tidak termakan kabar hoaks terkait pencairan bansos.
Selain melalui ATM, pengecekan saldo KKS kini juga dapat dilakukan lewat layanan mobile banking atau agen bank terdekat untuk memudahkan masyarakat mengetahui status bantuan mereka.
Hingga update terbaru tanggal 28 Mei 2026 sore dan malam hari, hasil cek saldo BPNT tahap 2 pada sejumlah KKS tahun 2017, 2018, dan 2021 masih menunjukkan saldo kosong dan belum ada pencairan dana bantuan sosial.
Baca Juga: Taspen Resmi Jawab Soal Rapelan dan Kenaikan Gaji Pensiun 2026, Gaji 13 Cair Mulai 2 Juni
Editor : Novica Satya Nadianti