Gerhana Matahari Total Agustus 2026 Terjadi 13 Agustus, Indonesia Tak Bisa Menyaksikan

Ayu Nur Laily • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 14:30 WIB
Gerhana matahari total Agustus 2026 terjadi 13 Agustus dan tidak bisa disaksikan dari Indonesia. Simak wilayah yang dilintasi gerhana.
Gerhana matahari total Agustus 2026 terjadi 13 Agustus dan tidak bisa disaksikan dari Indonesia. Simak wilayah yang dilintasi gerhana.

 

 

JAKARTA - Gerhana matahari total Agustus 2026 akan terjadi pada Kamis, 13 Agustus 2026. Fenomena langit ini tidak dapat disaksikan dari Indonesia karena wilayah Tanah Air tidak termasuk jalur totalitas gerhana matahari.

Gerhana Matahari Total Agustus 2026 Terjadi Kapan?

Gerhana matahari total Agustus 2026 terjadi ketika Bulan berada di antara Matahari dan Bumi hingga menutupi seluruh piringan Matahari. Kondisi tersebut membuat wilayah yang berada di jalur totalitas mengalami perubahan suasana siang menjadi gelap selama beberapa menit.

Informasi mengenai waktu terjadinya gerhana sempat ramai dibicarakan di media sosial. Sejumlah unggahan menyebut fenomena tersebut berlangsung pada 12 Agustus 2026.

Baca Juga: 3 Resep Es Kopi Modal di Bawah Rp 10.000, Begini Cara Membuat Es Kopi Susu, Es Kopi Cokelat, hingga Kopteh Viral ala Kafe

Namun, astronom dan fisikawan BRIN Thomas Djamaluddin meluruskan informasi tersebut. Berdasarkan keterangan dalam transkrip, gerhana matahari total bukan terjadi pada 12 Agustus, melainkan Kamis dini hari 13 Agustus 2026.

Fenomena tersebut disebut berlangsung mulai pukul 23.58 hingga 01.34 WIB. Ketika Bulan menutupi Matahari sepenuhnya, langit di wilayah yang berada pada jalur totalitas dapat berubah gelap dan tampak menyerupai malam.

Mengapa Gerhana Matahari Total Tidak Bisa Dilihat dari Indonesia?

Masyarakat Indonesia tidak dapat menyaksikan gerhana matahari total Agustus 2026. Penyebabnya, jalur totalitas fenomena tersebut tidak melintasi wilayah Indonesia.

Lintasan gerhana meliputi kawasan Arktik, Greenland hingga Spanyol. Karena berada di luar jalur tersebut, Indonesia tidak mengalami kondisi langit siang yang berubah gelap akibat gerhana matahari total.

Meski demikian, gerhana matahari sebagian dapat diamati dari sejumlah wilayah lain. Kawasan pengamatan meliputi sebagian Eropa, Afrika Barat Laut, Amerika Utara bagian utara, Samudra Atlantik, Samudra Arktik, serta sebagian Asia Utara.

Sejumlah negara yang berpeluang mengamati fenomena tersebut antara lain Britania Raya, Prancis, Jerman, Italia, Norwegia, Swedia, Finlandia, Kanada, Amerika Serikat bagian utara, dan Maroko.

Gerhana Matahari Total Disebut Langka, Apa Faktanya?

Gerhana matahari total kerap disebut sebagai fenomena langka. Namun, Thomas Djamaluddin menjelaskan bahwa gerhana matahari total sebenarnya cukup sering terjadi.

Hal yang jarang terjadi adalah jalur totalitas gerhana melintasi kawasan tertentu, termasuk wilayah kutub utara. Pada Agustus 2026, jalur totalitas menjadi perhatian karena melintasi kawasan Arktik, Greenland, hingga Spanyol.

Baca Juga: Cara Membuat Roasted Milk Tea ala Kafe dan Mall, Cuma Pakai Teh Tubruk, Fresh Milk, dan Creamer, Rasanya Creamy dengan Modal Murah

Fenomena gerhana matahari total terjadi karena posisi Bulan berada di antara Matahari dan Bumi. Ketika ketiganya berada pada posisi yang tepat, Bulan dapat menutupi seluruh piringan Matahari dari sudut pandang pengamat di jalur totalitas.

Perubahan kondisi langit menjadi gelap selama gerhana menjadi salah satu daya tarik utama fenomena astronomi tersebut. Suhu udara di wilayah yang mengalami gerhana juga dapat menurun selama fenomena berlangsung.

Dengan demikian, gerhana matahari total Agustus 2026 memang menjadi salah satu fenomena astronomi yang menarik untuk diikuti. Namun, masyarakat Indonesia tidak dapat mengamati fase totalnya secara langsung karena wilayah Indonesia berada di luar jalur totalitas.

Fenomena tersebut justru dapat diamati secara langsung oleh masyarakat di sejumlah wilayah yang dilintasi jalur gerhana, terutama kawasan Arktik, Greenland, dan Spanyol.

 

source:youtube @kompascom

Editor : Ayu Nur Laily
Gerhana Matahari Indonesia Gerhana Matahari 13 Agustus 2026\ Gerhana Matahari Total Agustus 2026 Jalur Totalitas fenomena astronomi