Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026, Indonesia Tak Bisa Melihat Langsung

Ayu Nur Laily • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 14:40 WIB

 

 

Gerhana matahari total 12 Agustus 2026 melintasi Spanyol hingga Islandia. Indonesia tak bisa melihat langsung, tetapi dapat menyaksikan siaran daring.
Gerhana matahari total 12 Agustus 2026 melintasi Spanyol hingga Islandia. Indonesia tak bisa melihat langsung, tetapi dapat menyaksikan siaran daring.

 

JAKARTA - Gerhana matahari total 12 Agustus 2026 akan melintasi daratan utama Spanyol dan sejumlah wilayah lainnya. Fenomena astronomi tersebut menjadi salah satu peristiwa langit yang menarik perhatian karena jalur totalitasnya melewati Greenland, Islandia hingga Semenanjung Iberia.

Gerhana matahari total terjadi ketika Bulan berada di antara Matahari dan Bumi sehingga menutupi seluruh piringan Matahari. Kondisi tersebut membuat langit di wilayah jalur totalitas menjadi gelap selama beberapa waktu.

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Melintasi Spanyol

Gerhana akan dimulai dari kawasan dekat Kutub Utara sebelum bergerak ke selatan. Jalurnya melintasi Greenland, Islandia, Semenanjung Iberia, kemudian berakhir di kawasan Laut Mediterania.

Baca Juga: 3 Resep Es Kopi Modal di Bawah Rp 10.000, Begini Cara Membuat Es Kopi Susu, Es Kopi Cokelat, hingga Kopteh Viral ala Kafe

Fenomena tersebut disebut menjadi gerhana matahari total pertama yang melintasi daratan utama Spanyol dalam lebih dari satu abad. Kondisi itu diperkirakan menarik perhatian jutaan pengamat langit dari berbagai negara.

Durasi totalitas berbeda-beda di setiap wilayah. Fase gerhana total terlama diperkirakan mencapai 2 menit 18 detik di wilayah lepas pantai barat Islandia.

Sementara itu, fase totalitas di Spanyol berlangsung sekitar satu menit karena posisi wilayah tersebut berada mendekati akhir lintasan gerhana.

Indonesia Tidak Masuk Jalur Totalitas

Sayangnya, Indonesia tidak termasuk wilayah yang dapat menyaksikan gerhana matahari total secara langsung pada 12 Agustus 2026.

Masyarakat Indonesia hanya dapat mengikuti fenomena tersebut melalui siaran langsung dari lembaga antariksa internasional. Salah satunya NASA yang akan menayangkan proses gerhana secara daring.

Di luar wilayah totalitas, jutaan penduduk di berbagai negara masih berpeluang menyaksikan gerhana matahari sebagian. Wilayah pengamatan tersebut meliputi Kanada, Amerika Serikat bagian utara, sebagian besar Eropa, Afrika Barat hingga Siberia.

Tingkat penutupan piringan Matahari oleh Bulan juga berbeda di setiap lokasi. Dublin diperkirakan mengalami penutupan hingga 94 persen, Oslo sekitar 83 persen, Montreal 18 persen, New York 9 persen, sedangkan Norfolk, Amerika Serikat, sekitar 2 persen.

Tiga Fenomena Langit Terjadi dalam Satu Hari

Selain gerhana matahari total, 12 Agustus 2026 juga akan menghadirkan fenomena astronomi lainnya. Sebelum fajar, enam planet di tata surya diperkirakan tampak membentuk lengkungan di langit.

Setelah malam tiba, hujan meteor Perseid akan mencapai puncak aktivitasnya. Fenomena ini menjadi lebih mudah diamati karena fase Bulan baru membuat kondisi langit malam lebih gelap.

Baca Juga: Pengungsi Rohingya di Tulungagung Dirujuk ke RSJ Lawang setelah Alami Skizofrenia, Gandeng Yayasan untuk Pengobatan

Kombinasi gerhana matahari total, kemunculan enam planet sebelum fajar, dan puncak hujan meteor Perseid menjadikan 12 Agustus 2026 sebagai salah satu momen astronomi yang menarik untuk diikuti.

Namun, pengamatan gerhana tetap membutuhkan perhatian terhadap keselamatan mata. Para ahli mengingatkan masyarakat agar menggunakan kacamata khusus gerhana ketika mengamati Matahari.

Pengamatan langsung tanpa pelindung mata tetap berbahaya meskipun hanya sebagian kecil piringan Matahari yang masih terlihat. Karena itu, pengamat perlu menggunakan perlindungan yang sesuai saat fenomena berlangsung.

Bagi masyarakat Indonesia yang tidak berada di jalur totalitas, siaran langsung dari lembaga antariksa internasional dapat menjadi alternatif untuk mengikuti fenomena tersebut. Sementara pengamat di wilayah yang dilalui gerhana dapat menyaksikannya sesuai kondisi dan tingkat penutupan Matahari di lokasi masing-masing.

 

 

source:youtube @tvOnenewscom

Editor : Ayu Nur Laily
Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Gerhana Matahari 2026 Hujan Meteor Perseid Gerhana Matahari Spanyol