BLITAR KOTA - Rencana pemindahan sejumlah pedagang ke bangunan pusat kuliner disepakati pedagang. Meskipun begitu, pedagang meminta agar proses pemindahan tidak dilakukan dalam bulan-bulan ini.
Memang sesuai rencana, sejumlah pedagang itu akan dipindah pada akhir Maret. Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar melalui dinas perdagangan dan perindustrian (disperdagin) telah mengumpulkan para pedagang yang akan dipindah ke pusat kuliner di Jalan Ahmad Yani itu.
Pedagang yang akan dipindah itu yakni pedagang kaki lima (PKL) yang mangkal di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Raden Wijaya atau Monumen Peta di Jalan Soedanco Supriadi dan pedagang di Jalan Sumatra yang selama ini mangkal di atas sungai. "Ya, rencananya 24 Maret nanti mulai proses pindahan. Diawali kenduri atau syukuran," kata wakil ketua paguyuban pedagang depan TMP, Slamet, Kamis (7/3).
Slamet mengatakan, pedagang telah dikumpulkan di kantor disperdagin untuk sosialisasi mengenai rencana relokasi itu. Saat itu pedagang sepakat untuk dipindah ke pusat kuliner. "Tiga hari yang lalu kami dikumpulkan. Baik pedagang di Jalan Sumatra dan depan TMP, sepakat semua," terang pedagang yang sehari-hari berjualan ayam geprek di depan TMP ini.
Meski sudah sepakat, pedagang meminta waktu terlebih dahulu. Pedagang meminta agar tidak dipindah dalam bulan ini. "Sebab, ini juga mendekati Lebaran dan jelang tahun ajaran baru sekolah," ungkap pria 50 tahun ini.
Slamet mengaku sudah mengecek bangunan pusat kuliner yang akan ditempatinya. Di sana terdapat sejumlah kios untuk setiap pedagang. Setiap kios ukurannya sekitar 2x3 meter.
Menurutnya, bangunan tersebut sudah cukup bagus. Namun melihat ukurannya, tidak akan cukup untuk keperluan lainnya. "Nanti untuk tempat cuci dan tempat masak tidak cukup. Hanya untuk tempat makan mungkin," kata pria yang sudah berjualan di depan TMP selama 10 tahun ini.
Di kawasan depan TMP atau Monumen PETA, terdapat 11 pedagang. Mereka semua merupakan pedagang makanan dan minuman. Rata-rata mereka sudah mangkal selama lima tahun lebih. Ada pedagang malam dan pagi.
Sementara itu, Kepala Disperdagin Kota Blitar Arianto mengatakan, rencana pemindahan pedagang depan TMP dan di Jalan Sumatra itu dilakukan akhir Maret. Sejumlah pedagang terdampak relokasi telah dikumpulkan untuk sosialisasi. “Ya, rencananya 24 Maret akan dipindah. Nanti pembukaan pusat kuliner rencananya pas Hari Jadi Kota Blitar,” ungkapnya.
Editor : Didin Cahya Firmansyah