SANANWETAN, Radar Blitar - PT Permodalan Nasional Madani (Persero) melalui MEKAAR (Membina Keluarga Sejahtera) dan ULAMM (Unit layanan modal mikro) konsisten melakukan pelatihan di berbagai bidang dalam mendukung perkembangan usaha ultra mikro dan mikro.
Meski dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini, sejumlah pelatihan kepada ibu-ibu dilakukan secara online. Pelatihan dilakukan oleh Divisi PKU (Pengembangan Kapasitas Usaha) terhada sejumlah pelaku usaha yang menjadi mitra usaha maupun yang belum menjadi mitra usaha di Blitar. "Kami terus konsisten menggelar pelatihan meski pandemi. Ini untuk meningkatkan pendapatan mereka disaat seperti ini," kata Officer Wilayah Blitar Guntoro, Minggu (16/8).
Pelatihan tersebut, jelas dia, juga sekaligus bentuk motivasi kepada pelaku usaha agar lebih bersemangat menjalankan usahanya. Mereka diberikan alternatif membuat berbagai varian produk olahan kue kering maupun basah. "Selama masa pandemi ini, sedikitnya sudah lebih dari 1000 anggota kelompok Mekaar yang terbagi atas tiga Area kerja di Blitar Blitar 1,Blitar 2 dan Blitar 3) ikut dalam pelatihan," tuturnya.
Seluruh anggota kelompok Mekaar tersebut telah masuk dalam Region Kediri yang dinahkodai oleh Titis Subagiati. Menurutnya, sinergi antara divisi PKU dan Mekaar untuk pengembangan usaha sangatlah diperlukan. Harapannya, agar UMKM mampu naik kelas.
Pelatihan online tersebut juga diberikan kepada 580 Nasabah ULaMM dibawah Cabang Blitar. Pihaknya berharap, pelatihan terhadap pelaku UKM binaan itu bisa meningkatkan ketrampilan dan kreativitas. "Sehingga mereka bisa ikut naik kelas," imbuh pemimpin PNM Cabang Blitar M. Untoro," tandasnya.
Editor : Didin Cahya Firmansyah