Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Taman Pecut Belum Dibuka

Choirurrozaq • Jumat, 4 September 2020 | 22:00 WIB
taman-pecut-belum-dibuka
taman-pecut-belum-dibuka

SANANWETAN, Radar Blitar - Pemkot Blitar melalui dinas lingkungan hidup (DLH) belum bisa membuka kembali Taman Pecut hingga kini. Selain hanya sebagai tempat nongkrong, tidak kegiatan ekonomi masyarakat di taman selatan Alun-alun Kota Blitar ini.


Meskipun, pihak pengelola telah memastikan berbagai kelengkapan fasilitas protokol kesehatan yang disediakan di taman dengan ikon pecut itu.


Kepala Bidang (Kabid) Konservasi dan Komunikasi Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Blitar Rahmawati Anifah mengatakan, pihaknya belum bisa membuka kembali Taman Pecut hingga kini. Sebab, di area Taman Pecut tidak ada aktivitas perekonomian. Sehingga belum belum dibuka kembali secara normal untuk umum.


"Untuk sementara, Taman Pecut memang belum kami buka karena sesuai dengan saran dari Satgas Covid-19 Kota Blitar yang hanya mengizinkan pembukaan taman atau tempat hiburan yang ada kegiatan ekonominya. “Sedangkan seperti yang kita tahu, di Taman Pecut ini tidak ada pedagang di dalamnya," bebernya.


Menurut Rahma, ada sekitar tujuh taman yang menjadi kewenangan DLH Kota Blitar. Dari tujuh taman tersebut, hanya satu taman yang diperbolehkan buka kembali, yaitu Kebon Rojo. Sedangkan enam taman lainnya belum bisa dibuka kembali seperti sedia kala.


"Ada sekitar tujuh taman yang kami kelola, untuk sementara hanya Kebon Rojo yang sudah dibuka. Karena di sana ada pedagangnya. Sedangkan untuk Taman Pecut, Green Park, Taman Jaten dan tiga taman baru eks kelurahan belum bisa dibuka lagi. Kemudian kalau alun-alun itu memang selalu buka, tidak ada penutupan," terangnya.


Rahma menjelaskan, meskipun hanya Kebon Rojo yang dibuka, pembatasan kunjungan tetap diterapkan. Yakni hanya dibuka pada akhir pekan dan hari libur nasional (tanggal merah). " Kebon Rojo itu kami buka juga cuma untuk Sabtu, Minggu, dan tanggal merah saja. Jadi tidak setiap hari buka untuk pengunjung," tegasnya.


Di samping itu, Rahma juga menyebutkan, sejumlah taman sudah dilengkapi dengan sarana prasarana (sarpras) yang menunjang protokol kesehatan. Termasuk tempat cuci tangan, pemberian tanda jaga jarak di setiap kursi pengunjung, dan sebagainya. Persiapan kelengkapan sarpras dilakuan sebagai bentuk kesiapan apabila diperbolehkan buka sewaktu-waktu.


"Insyaallah semuanya sudah lengkap fasilitasnya. Mulai dari tempat cuci tangan dan tanda jaga jarak di kursi. Jadi apabila nanti sewaktu-waktu boleh buka, kita sudah siap," pungkasnya. (*)

Editor : Choirurrozaq