Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Segera Buat Master Plan

Choirurrozaq • Selasa, 15 September 2020 | 19:00 WIB
segera-buat-master-plan
segera-buat-master-plan

CAMPURDARAT, Radar Tulungagung – Proses pembangunan alih fungsi Puskesmas Campurdarat menjadi RSUD tipe D segera bergulir. Setelah disepakati dalam perubahan anggaran keuangan  (PAK) beberapa waktu lalu, anggaran pembangunan fisik sebesar Rp 21 miliar (M), kini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung diminta untuk segera membuat master plan, feasibility study (studi kelayakan), dan perencanaan pembangunan.


Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung, dr. Kasil Rohmat mengatakan, rencananya selama proses pembangunan, layanan kesehatan di Puskesmas Campurdarat akan dialihkan ke wilayah Wates. Sementara lokasi yang sampai saat ini digunakan untuk Puskesmas Campurdarat akan naik status menjadi RSUD tipe D. “Nanti Puskesmas Campurdarat tetap ada namun pindah ke Puskesmas Wates, sementara lokasi yang sekarang naik menjadi RSUD tipe D. Kami sedang diminta untuk membuat master plan dan studi kelayakan,”jelasnya.


Kasil melanjutkan, nantinya jika master plan sudah siap, pengerjaan fisik akan dimulai pada awal 2021. Sementara untuk kebutuhan sarana prasarana pihaknya sampai saat ini masih terus berkoordinasi dengan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Namun sampai saat ini anggaran yang sudah diterima yakni sebesar Rp 21 M untuk pembangunan fisik. “Itu untuk fisik Rp 21 M, untuk non fisiknya nanti akan kami carikan dari dana alokasi khusus (DAK) maupun sumber-sumber anggaran yang lain,” terangnya.


Disinggung mengenai besaran anggaran untuk non fisik, mantan wakil direktur RSUD dr Iskak ini mengaku sampai saat ini belum mengetahui berapa besarannya. Namun nantinya, usai pembangunan fisik selama 2021, pihaknya segera akan melakukan pegajuan untuk pembelian alat-alat kesehatan (alkes). “Untuk alkesnya tentu akan kami sesuaikan, kalau fisiknya Rp21 M ya kira-kira akan kami samakan juga,” imbuhnya.


Seperti diberitakan sebelumnya, imbas penanganan Covid-19 di Tulungagung, anggaran pembangunan alih fungsi puskesmas Campurdarat menjadi RSUD tipe D turun sebesar Rp.17 M. Dari semula anggaran pembangunan fisik yang diperkirakan mencapai Rp38 miliar (M), harus turun menjadi Rp 21 M. Atau turun sekitar 44,7 persen dari anggaran sebelum refocusing. Sementara kekurangan dana untuk pembangunan pun akan diusulkan pada 2021 mendatang. Ini sekaligus mempersiapkan untuk pembangunan non fisik.


Pembangunan alih fungsi Puskesmas Campurdarat menjadi RSUD tipe D dinilai perlu mengingat RSUD dr Iskak Tulungagung telah ditunjuk menjadi rumah sakit rujukan untuk wilayah regional Jawa Timur. Sehingga diperlukan rumah sakit penyangga, utamanya untuk wilayah Tulungagung bagian selatan. (*)

Editor : Choirurrozaq