SANANWETAN, Radar Blitar– Pandemi Covid-19 tak boleh menjadi hambatan dalam mengukir prestasi. Hal ini menjadi semangat awal Golden Silat Club menginisiasi Kejuaraan Pencak Silat Golden Silat Cup se-Blitar Raya yang berakhir kemarin (22/11). Rencananya, event ini akan digelar setiap tahun. Dengan harapan, muncul bibit-bibit unggul yang kelak mengharumkan Bumi Bung Karno di tingkat nasional dari cabang olahraga pencak silat.
Turnamen yang diikuti sejumlah perguruan pencak silat ini dilaksanakan di aula Golden Silat Club, Jalan Mendut Nomor 49, Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan. Meski baru pertama dilaksanakan, antusiasme masyarakat sangat baik. Bahkan, untuk menjaga agar pelaksanaan protokoler kesehatan dapat diterpakan, panitia terpaksa membatasi jumlah peserta turnamen ini.
Pembina Golden Silat Club Mohamad Trijanto mengatakan, selain sebagai sarana pembinaan, Kejuaraan Pencak Silat Golden Silat Cup se-Blitar Raya ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Anti Korupsi tanggal 9 Desember mendatang.
Menurut dia, sedari dini pencegahan korupsi harus ditanamkan. “Dalam silat itu ada sportivitas, itu modal besar untuk menciptakan generasi yang baik,” katanya.
Dia mengaku, untuk melaksanakan kegiatan yang melibatkan banyak orang tidak mudah di masa pandemi korona. Namun dengan berbagai pertimbangan, pihaknya meyakinkan bahwa upaya pembinaan bakat ini tetap bisa dilakukan. Terlebih olahraga menjadi sarana meningkatkan imunitas, sehingga secara tidak langsung kegiatan tersebut menjadi sarana membentengi diri dari virus asal Tiongkok itu. “Kami menerapkan protokoler kesehatan dengan ketat, kami batasi jumlah orang yang ada dalam arena pertandingan,” jelasnya.
Di sisi lain, kegiatan tersebut bisa menjadi benteng bagi generasi muda. Sebab, tak sedikit kabar mengenai aksi remaja kini yang sebenarnya perlu pengarahan. Sehingga, dengan sarana turnamen ini mereka tidak terjerumus dalam hal-hal yang berbau negatif. “Kalau tawuran di jalanan, ujung-ujungnya kan masuk penjara. Itu sudah gak zaman. Kalau memang berani, mending ikut turnamen. Kalah dapat kawan, kalau menang masih ditambah apresiasi,” tuturnya.
Panitia Kejuaraan Pencak Silat Golden Silat Cup se-Blitar Raya tidak hanya memberikan tropi bagi pemenang, namun juga apresiasi dalam bentuk uang pembinaan jutaan rupiah dan sarana latihan. Hal ini semata untuk meningkatkan motivasi agar giat berlatih. “Rencananya kejuaraan ini akan kami laksanakan setiap tahun. Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi barometer. Sehingga ada kegiatan kegiatan sejenis di daerah. Meski masih masa pandemi korona, pembianaan itu harus tetap dilakukan,” harapnya.
Tercatat ada sekitar 242 peserta Kejuaraan Pencak Silat Golden Silat Cup se-Blitar Raya ini. Dalam teknisnya, panitia juga menghadirkan wasit juri dari Jawa Timur. Hal ini semata untuk menjaga netralitas dan sportivitas selama pertandingan.
Alur pertandingan juga diatur sedemikian rupa. Bahkan, untuk mendukung penerapan protokoler kesehatan orang tua peserta juga tidak diizinkan untuk melihat secara langsung. Namun, panitia sudah menyediakan sarana berupa layar monitor di luar arena pertandingan. “Kami juga siarkan secara live pertandingan ini di kanal YouTube Golden Silat Club, itu agar tidak ada kerumunan,” kata Ketua Panitia Kejuaraan Pencak Silat Golden Silat Cup se-Blitar Raya, Burhanudin Abdullah.
Dia mengungkapkan, ada sekitar 54 kelas peserta. Mulai dari usia dini hingga usia remaja. Memang panitia sengaja menyediakan banyak kelas agar pertandingan memang benar-benar imbang. Sebab, meski usia sama, kadang di lihat dari postur dan bobotnya jauh berbeda. Hal ini jelas tidak menguntungkan untuk salah satu pihak. “Dalam turnamen atau kejuaraan kemarin, kami juga sediakan kelas untuk seni, jadi tidak melulu pertandingan,” ungkapnya.
Dia menambahkan, kegiatan ini dilaksanakan sejak 16 November hingga 22 November. Secara marathon pertandingan dilaksanakan, mulai siang pukul 13.00 hingga pukul 22.00. Hanya pada hari terakhir, pertandingan digelar secara full. Yakni mulai pukul 08.00 hingga 22.00. “Selain tropi bergilir dan uang pembinaan juga ada reward berupa sarana latihan, kami dapat dukungan sarana latihan ini dari Airlangga Silat Store Surabaya,” pungkasnya. (*)
Editor : Choirurrozaq