Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Kenalkan Motif Batik Khas Cakra Palah

Choirurrozaq • Jumat, 11 Desember 2020 | 16:52 WIB
kenalkan-motif-batik-khas-cakra-palah
kenalkan-motif-batik-khas-cakra-palah

KEPANJENKIDUL, Radar Blitar - Upaya mengenalkan motif batik khas Kabupaten Blitar tengah digencarkan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar menggandeng para perajin batik di berbagai kecamatan dalam mengenalkan motif batik khas Cakra Palah yang menjadi identitas batik dari Kabupaten Blitar. Motif batik khas ini sudah di-launching Bupati Blitar Drs H Rijanto MM pada Hari Jadi Ke-696 Blitar pada 5 Agustus lalu. Munculnya motif batik khas Cakra Palah ini merupakan wujud bersatunya semangat masyarakat Kabupaten Blitar.


Nama Palah merupakan nama asli candi terbesar di Jawa Timur. Sedangkan Cakra adalah filosofi kehidupan masyarakat Jawa yang andap asor santun dan sangat menghargai orang lain karena menyadari posisinya yang sangat kecil di hadapan Sang Pencipta. Dengan hadirnya motif batik khas ini, Pemkab Blitar sangat mengapresiasi upaya menyatukan semangat masyarakat Kabupaten Blitar melalui industri kreatif batik dengan memasukkan unsur motif Cakra Palah dalam setiap karya batiknya.


Untuk menguatkan penggunaan motif batik khas Cakra Palah dalam karya batik perajin Kabupaten Blitar, karya kreatif ini sudah memiliki hak cipta. Yakni dalam Surat Pencatatan Ciptaan dengan nomor pencatatan 000198028, berupa karya seni batik yang berjudul Cakra Palah. Dalam penggunaannya, motif batik khas Cakra Palah ini adalah motif utama pada setiap produk batik yang dibuat para perajin. “Harapannya seluruh perajin memasukkan motif batik khas Cakra Palah sebagai identitas batik yang berasal dari Kabupaten Blitar," jelas Ketua Asosiasi Batik Kabupaten Blitar Siti Zakiyatun.


Perlu diketahui, motif batik khas Cakra Palah ini memiliki makna simbol kesadaran sejati manusia akan keberadaannya sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang tidak sempurna sehingga dalam kehidupannya harus selalu berupaya mencari kasampurnan urip sejati atau kesempurnaan hidup sejati.


Selain itu, proses lahirnya motif batik khas Cakra Palah juga diabadikan dalam sebuah buku motif batik khas Kabupaten Blitar, yakni Sebuah Kajian Motif Batik melalui Reinterpretasi Sumber Ide yang semakin menegaskan lahirnya motif batik khas ini. Buku setebal 180 halaman yang ditulis HM. Arif Jati Purnomo dan Sri Marwati ini merupakan hasil kerja sama Penerbit ISI Press Surakarta dengan Pemkab Blitar.


Dalam penerapannya, Pemkab Blitar juga mengajak para perajin batik di wilayah Kabupaten Blitar ikut mengenalkan motif batik yang menjadi ciri khas Kabupaten Blitar dalam setiap karyanya, melalui pembinaan industri kreatif kriya batik Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Blitar. Kini ada banyak perajin batik yang tersebar di beberapa kecamatan dan sebagian besar sudah bergabung dalam wadah Asosiasi Batik Kabupaten Blitar. Ada 14 brand usaha yang membina sekitar 44 perajin batik aktif.


Brand usaha yang menjadi anggota asosiasi tersebut adalah Batik Zakia (Kesamben), Batik Retno Sembodo (Gandusari), Batik Lwang Wentar (Kanigoro), Batik Puspayindra (Kanigoro), Batik Lumbu Mas (Talun), Batik Mega Karisma (Kademangan), Batik Kasatriyan (Kanigoro), Batik Badranaya (Kanigoro), Batik Sekar Sari (Gandusari), Batik Laras Keling (Talun), Batik Laras Anom (Nglegok), Batik Panatar Ageng (Nglegok), Batik Aufa (Garum), dan Batik Mulyo Sawentar (Kanigoro). (*)

Editor : Choirurrozaq