GARUM, Radar Blitar - Bangunan rumah di Dusun Kemloko, Desa Sidodadi, Kecamatan Garum terbakar, kemarin (20/1). Rumah milik Tulus, 65, tersebut nyaris ludes dilalap api.
Kebakaran terjadi diduga karena adanya korsleting listrik pada kabel charge ponsel atau handphone (HP). Tidak ada korban dalam insiden tersebut. Saat kejadian, penghuni rumah berhasil menyelematkan diri.
Berdasarkan informasi yang diterima Koran ini, kebakaran itu diketahui sekitar pukul 06.30. Saat itu, di dalam rumah ada anak Tulus (saksi) yang sedang bersantai dalam kamarnya. Kebetulan dia sedang mengisi baterai (ngeces) ponselnya di dalam kamar. "Ponsel yang di-charge itu diletakkan oleh saksi di atas kasurnya," kata Kasubbag Humas Polres Blitar AKP Imam Subechi, kemarin (20/1).
Usai ngecas ponselnya, lanjut Imam, saksi kemudian menuju kamar mandi yang berada di belakang rumahnya untuk mandi. Selama kurang lebih 15 menit mandi, saksi lalu kembali ke kamarnya.
Betapa kagetnya saksi ketika melihat api sudah berkobar di atas kasurnya. Karena panik, saksi lari keluar meminta bantuan warga sekitar. Kencangnya angin saat itu membuat kobaran api kian membesar.
Warga dengan alat seadanya berusaha memadamkan api. Tak berapa lama, petugas kepolisian dan pemadam kebakaran tiba di lokasi. Api langsung dipadamkan. "Kurang lebih setengah jam kemudian api berhasil dipadamkan," terang perwira berpangkat tiga balok ini.
Akibat kebakaran itu, bangunan kamar dam dapur rusak terbakar. Sejumlah dokumen juga ikut terbakar. Api cepat membesar karena kencangnya angin. "Kami mengimbau agar tetap hati-hati ketika ngecas ponsel. Pastikan kabel dalam kondisi aman," tuturnya. (*)
Editor : Choirurrozaq