Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Ganti Gedung SMPN 3 Blitar yang Lama

Choirurrozaq • Sabtu, 23 Januari 2021 | 16:08 WIB
ganti-gedung-smpn-3-blitar-yang-lama
ganti-gedung-smpn-3-blitar-yang-lama

SANANWETAN, Radar Blitar - Pemkot Blitar tidak jadi menggunakan gedung SMPN 3 Blitar yang baru sebagai rumah isolasi bagi pasien Covid-19.


Sesuai rencana awal, pemkot akan memanfaatkan gedung SMP baru yang di Kelurahan Tanggung, Kecamatan Kepanjenkidul untuk persiapan rumah isolasi. Namun karena proses perpindahan sudah dilakukan pihak sekolah, akhirnya pemkot urung menggunakannya.


Pemkot pun memutuskan untuk memanfaatkan gedung SMPN 3 Blitar lama yang berada di kompleks Monumen Peta itu sebagai rumah isolasi. "Ya, rencana diganti di gedung sekolah yang lama. Sebab, gedung yang baru sudah terdapat mebelernya," jelas Wali Kota Blitar Santoso, kemarin (22/1).


Dia mengaku sudah mengecek lokasi gedung lama SMPN 3 Blitar tersebut. Ada sekitar 30 kelas yang akan difungsikan sebagai kamar isolasi. "Setiap kelas nanti disekat menjadi tiga bagian kamar. Ini sedang kami matangkan persiapannya jika sewaktu-waktu ada lonjakan kasus," katanya.


Pihaknya yakin gedung baru SMPN 3 Blitar yang lama itu nyaman dan layak. Namun, pemkot berharap jangan sampai ada yang menempati bangunan bekas sekolahan itu. "Artinya, jangan sampai ada tambahan kasus baru lagi di Kota Blitar," terang pria ramah ini.


Pasalnya, pemkot juga telah menyiapkan tambahan kamar isolasi baru di Poltekkes. Ada sedikitnya 120 kamar isolasi di Poltekkes. Kemudian, di Puskesmas Kepanjenkidul ada sekitar 30 kamar.


 


Dengan jumlah kamar isolasi yang disiapkan itu, pemkot meyakini bisa menampung warga yang terpapar Covid-19 khususnya pasien tanpa gejala. "Semoga saja tidak terjadi ledakan kasus. Namun jika nanti terjadi kami sudah siap mengantisipasinya," ujarnya.


Hingga kemarin, data kasus Covid-19 di Kota Blitar mencapai 1.331 orang. Ada tambahan kasus baru sebanyak 22 orang. Sementara kasus meninggal dunia ada sebanyak 51 orang.


Selain bertambah, kemarin ada juga tambahan kasus sembuh. Tambahannya ada 56 orang. Total kasus yang sembuh di Kota Blitar mencapai 1.166 orang. "Terkait perpanjangan PPKM di Jawa dan Bali oleh pemerintah, pemkot telah mengikuti dan menyesuaikan kondisi yang terjadi," tandas. (*)

Editor : Choirurrozaq