Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Hujan Lebat, Sejumlah Ruas Jalan dan Sawah Ikut Terendam

Choirurrozaq • Jumat, 19 Maret 2021 | 16:05 WIB
hujan-lebat-sejumlah-ruas-jalan-dan-sawah-ikut-terendam
hujan-lebat-sejumlah-ruas-jalan-dan-sawah-ikut-terendam

KEPANJENKIDUL, Radar Blitar - Sejumlah ruas jalan di Kota Blitar kembali terendam banjir, kemarin (18/3). Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kota Blitar hampir dua jam itu menjadi salah satu penyebabnya.


Berdasarkan informasi yang diterima Koran ini, sejumlah titik ruas jalan dilaporkan tergenang air. Tingginya curah hujan membuat saluran drainase tidak kuat menampung debit air sehingga meluber ke ruas jalan. Yang sudah menjadi langganan adalah ruas Jalan Mastrip sisi barat dan Jalan Anggrek. Dua ruas jalan itu kemarin terendam air.


Namun, genangan air itu tidak separah biasanya. Jika sudah parah, bisa mencapai sepinggang orang dewasa. “Biasanya itu air sampai masuk ke lantai rumah warga di pinggir jalan. Yang ini belum begitu parah,” kata David, warga setempat kemarin.


Kondisi itu membuat ruas jalan seakan berubah menjadi kolam. Sejumlah anak pun memanfaatkan kolam dadakan itu untuk bermain. ”Sudah biasa, Mas, anak-anak main air. Kalau sudah banjir begini kan kendaraan tidak boleh melintas. Kalau melintas ya siap-siap kendaraan mogok,” ungkapnya.


Banjir di Jalan Mastrip dan Jalan Anggrek sudah menjadi rutinitas. Setiap kali hujan lebat, ruas jalan tersebut selalu tergenang banjir. Buruknya saluran drainase menjadi salah satu penyebabnya. Selain itu, masih banyaknya sampah yang menyumbat saluran.


Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar melalui dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR) sedang merancang masterplan saluran drainase untuk menanggulangi banjir musiman di Kota Blitar. Komisi III DPRD Kota Blitar juga mendesak pemkot agar berkoordinasi dengan pemkab dalam menanggulangi banjir.


Sementara itu, Kabid Penanggulangan Bencana Daerah (PBD) Kota Blitar Supriadi mengatakan, genangan air terjadi di sejumlah ruas jalan di Kota Blitar. Yang paling besar terjadi di wilayah Kelurahan Pakunden dan Tanjungsari. “Ini tadi memang debit air sungai besar karena hujan lebat,” katanya.


Selain menggenangi ruas jalan, air juga menggenangi lahan persawahan warga. Akibatnya, tanaman milik warga terendam. Sebagian juga masuk rumah warga. PBD akan mendata dampak kerugian yang ditimbulkan akibat peristiwa alam tersebut. (*)

Editor : Choirurrozaq