Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Kedatangan Penumpang Mulai Bertambah

Choirurrozaq • Selasa, 27 April 2021 | 18:09 WIB
kedatangan-penumpang-mulai-bertambah
kedatangan-penumpang-mulai-bertambah

SANANWETAN, Radar Blitar- Kedatangan sejumlah penumpang dari luar kota mulai terlihat di Terminal Tipe A Patria Blitar, sejak beberapa hari terakhir. Para penumpang tersebut memilih mudik lebih awal. Meski begitu, belum ada peningkatan jumlah penumpang baik kedatangan maupun keberangkatan.


Mujiman, salah seorang penumpang asal Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar mengaku memilih mudik lebih awal untuk mengantisipasi adanya larangan pemudik oleh pemerintah.


"Ini saya dari Pasuruan, ke sini untuk menjenguk orangtua di Kesamben. Ya cuma pulang dua hari saja setelah itu berangkat lagi," terangnya saat ditemui usai tes GeNose.


Kepala Terminal Tipe A Patria Blitar Verie Sugiharto menyatakan, hanya ada beberapa penumpang yang datang dari luar kota. Pihaknya belum dapat memastikan adanya geliat rombongan pemudik setelah pemerintah mempercepat pengetatan pelaku perjalanan mulai 22 April 2021. "Ya cuma kedatangan yang cukup banyak tapi masih seputar dari luar kota wilayah Jawa Timur," terangnya.


Berdasarkan data produksi per 25 April 2021, jumlah total penumpang kedatangan baik melalui armada antar kota dalam provinsi (AKDP) dan antar kota antar provinsi (AKAP), sebanyak 869 orang. Sedangkan, untuk keberangkatan dengan AKDP dan AKAP yakni sekitar 760 orang.


Untuk jumlah kedatangan penumpang dari AKDP sebanyak 789 orang penumpang. Sementara untuk jumlah penumpang kedatangam dari AKAP hanya sekitar 80 orang.


Verie mengatakan, meski sudah ada beberapa penumpang yang mulai tiba, jumlah penumpang belum mengalami kenaikan signifikan. Pasalnya, calon penumpang banyak yang menunda perjalanan akibat adanya larangan mudik lebaran.


"Permenhub (Peraturan Menteri Perhubungan, Red) larangan mudik sudah yaitu mulai 6 -17 Mei 2021. Tapi kami juga masih nunggu juknis untuk detail aturannya seperti apa," pungkasnya. (*)

Editor : Choirurrozaq