Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Overkapasitas, Truk Tebu Nyemplung Jurang

Choirurrozaq • Senin, 31 Mei 2021 | 05:20 WIB
overkapasitas-truk-tebu-nyemplung-jurang
overkapasitas-truk-tebu-nyemplung-jurang

SELOREJO, Radar Blitar - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Selorejo di Desa/Kecamatan Selorejo kemarin (30/5). Diduga truk gandeng bermuatan tebu terguling hingga separo body kendaraan besar itu nyaris terjun ke jurang.


Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Sopir truk selamat setelah menyelamatkan diri. Penyebab kecelakaan diduga karena rem truk mengalami blong.


Informasi yang diterima, kecelakaan tunggal itu terjadi sekitar pukul 03.00 atau Minggu dini hari (30/5). Saat itu truk gandeng yang dikemudikan Imron Fauzi, warga Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, melaju pelan dari arah barat Kabupaten Blitar. "Truk gandeng tersebut dalam kondisi penuh muatan, isinya tebu," jelas Kasubbag Humas Polres Blitar AKP Imam Subechi, kemarin.


Kondisi jalan tersebut berkelok dan menanjak. Truk melaju pelan karena sedang mengangkut tebu. Namun, saat melewati jalan menanjak truk tidak kuat dan tiba-tiba hilang kendali.


Apesnya lagi rem truk mengalami blong. Akibatnya sopir langsung banting setir dan truk terguling. Truk pun nyaris masuk jurang. "Sopir langsung keluar menyelamatkan diri. Sopir akhirnya bisa selamat," ungkap perwira berpangkat tiga balok ini.


Kecelakaan tunggal itu langsung dilaporkan ke Polsek Selorejo. Petugas yang menerima laporan menuju TKP untuk mengecek lokasi. Karena sebagian truk sudah masuk ke tebing pinggir jalan, evakuasi dilakukan dengan cara diderek.


Kecelakaan tunggal yang melibatkan truk bermuatan tebu di jalur Blitar-Malang di Selorejo itu sudah terjadi untuk ke sekian kali. Penyebabnya rem blong dan truk dalam kondisi muatan penuh atau overkapasitas. (*)

Editor : Choirurrozaq