KEPANJENKIDUL, Radar Blitar - Penerapan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro tetap menjadi senjata andalan Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar. Yakni untuk menekan persebaran kasus Covid-19.
Di Kota Blitar, perkembangan kasus positif Covid-19 cenderung menurun. Hampir setiap hari terjadi penambahan kasus konfirmasi positif, tapi tidak banyak. Seperti dua hari lalu, terjadi penambahan kasus konfirmasi sebanyak 6 orang.
Total kasus konfirmasi positif di Kota Blitar sudah sekitar 2.670 kasus. Sebanyak 117 orang di antaranya meninggal dunia. "Pascalibur panjang Lebaran di Kota Blitar, kasus Covid-19 terkendali. Ini karena penerapan PPKM mikro efektif," ujar Wali Kota Blitar Santoso.
Dengan dimaksimalkannya penerapan PPKM mikro, mobilisasi masyarakat dari luar bisa dikendalikan. Seperti warga dari luar daerah serta pekerja migran Indonesia (PMI). "Sejak awal penerapan PPKM mikro, ketua posko kami minta untuk aktif melaporkan siapa saja warga dari luar daerah yang datang. Termasuk PMI," katanya.
Dalam penerapan PPKM mikro tersebut, lanjut dia, kader posyandu juga dilibatkan. Kader posyandu turut membantu petugas posko mengendalikan persebaran kasus Covid-19. Peran kader posyandu juga dimaksimalkan untuk percepatan vaksinasi Covid-19. Terutama vaksinasi terhadap para lansia dan pralansia. (*)
Editor : Choirurrozaq