KESAMBEN, Radar Blitar - Iwan Susanto hanya bisa mengerang kesakitan. Kakinya terjepit kabin truk sesaat setelah truk gandeng muatan tebu yang dikemudikannya menabrak pembatas jembatan Kali Tuwuh hingga terjun ke dasar kali di Lingkungan Babadan, Kelurahan/Kecamatan Kesamben, kemarin (11/6).
Warga Desa Slamet, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, itu mengalami kecelakaan tunggal di jalan provinsi jalur Blitar-Malang. Truknya mengalami rem blong, kemudian hilang kendali lalu menabrak pembatas jembatan hingga terjun bebas ke sungai. Truk gandeng itu terjun dari ketinggian sekitar 15 meter. "Sopirnya selamat. Sadar. Tapi kakinya terjepit dan merasa kesakitan," ujar Lingga Hepi Anggi, salah satu saksi mata di tempat kejadian perkara (TKP) kepada Koran ini.
Lingga saat itu ikut menolong sopir yang terjepit. Sesaat setelah truk muatan tebu itu terjun ke sungai, dia bersama temannya segera menyelamatkan sopir. "Setelah berhasil dikeluarkan dari kabin, sopir langsung dibawa ke rumah sakit. Sepertinya mengalami patah tulang," ungkap warga setempat itu.
Menurut kesaksiannya, truk nopol N 8246 UG itu mengalami rem blong. Truk melaju dari arah Blitar atau dari barat ke timur menuju Malang. Kondisi medan jalan menurun dan berkelok. "Saya sempat lihat truk sudah ngeblong sebelum masuk jembatan. Tiba-tiba truk hilang kendali, miring, dan menabrak pembatas jembatan lalu terjun ke sungai," jelasnya.
Sebelum terjun, muatan tebu tersangkut jaringan kabel lampu PJU. Akibatnya, kabel jaringan putus hingga tiangnya ikut roboh. (*)
Editor : Choirurrozaq