Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Literasi Fotografi UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno

Endah Sriwahyuni • Jumat, 24 Februari 2023 | 16:24 WIB
Photo
Photo
KOTA BLITAR - UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno menggelar Literasi Fotografi kemarin (22/2). Kegiatan yang berlangsung hingga Jumat (24/2) ini diikuti sekitar 100 peserta yang sudah melalui tahap pendaftaran dan seleksi secara online. Literasi Fotografi juga menjadi salah satu kegiatan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial.

Ada tiga narasumber berkompeten yang dihadirkan dalam Literasi Fotografi. Di antaranya, Adhi Kusumo, Herry Tjiang, dan Rendra Khris Ardhi Artha. Mereka siap menularkan ilmu fotografi dan seluk-beluk dunia fotografi kepada peserta. Dalam kegiatan itu, peserta juga membawa kamera digital serta produk untuk dijadikan objek foto. Tentu saja, peserta kegiatan tak hanya dicekoki materi, tetapi juga bisa berdiskusi dan praktik langsung.

Kepala UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno Nurny Syam mengatakan, melalui Literasi Fotografi menjadi bukti bahwa Perpustakaan Bung Karno dapat diakses dan dimanfaatkan oleh semua lapisan masyarakat. Yakni dalam rangka mencetak sumber daya unggul, terampil, inovatif, dan adaptif. Dengan begitu, mampu merespons perkembangan kebutuhan pasar kerja baik secara nasional maupun global.

“Perpustakaan Bung Karno memberikan kesempatan yang sama bagi semua orang untuk mengakses dan memanfaatkan sumber daya yang tersedia tanpa diskriminatif. Jadi, siapa pun dan di mana pun bisa, asal ada gadget,” ujarnya.

 

Photo
Photo
FOKUS: Peserta Literasi Fotografi saat membidik produk dalam photo light box. (DONI SETIAWAN/RADAR BLITAR)

 

Kini, jelas Nurny Syam, koleksi Perpus Bung Karno mencapai 270 ribu eksemplar buku. Ada koleksi khusus dalam bentuk cetak, rekaman, maupun digital, yang bisa diakses melalui aplikasi I-Sukarno. Dengan begitu, melalui Literasi Fotografi, koleksi yang tersimpan teramat banyak untuk membangun fotografi guna meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam upaya peningkatan ekonomi.

Literasi Fotografi juga sebagai upaya transfer knowledge mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang unggul dan maju. Selain itu, mencetak fotografer andal. Dengan begitu, mampu bangkitkan perekonomian jepret cuan, yang dapat menciptakan peluang bisnis bagi dirinya, keluarga, maupun masyarakat sekitar. “Melalui Literasi Forografi, menjadikan perpustakaan tempat berkegiatan, bertukar informasi, berkreasi, serta meningkatkan keterampilan dan keahlian guna meningkatkan ekonomi,” jelas wanita ramah itu.

Berbagai kegiatan yang digelar UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno sesuai program prioritas dari Badan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Perpustakaan Nasional, untuk mengembangkan serta meningkatkan produktivitas melalui kemandirian ekonomi. Hal itu sejalan dengan rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) 2020-2024 yang menitikberatkan pada pembangunan sumber daya manusia. Yakni untuk menuju Indonesia Maju 2045. Sesuai arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, perpustakaan berperan dalam pembangunan melalui transformasi yang telah diinisiasi Perpusnas RI melalui UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno. Dengan mengadakan berbagai kegiatan literasi untuk membangun masyarakat Indonesia yang mampu bekerja keras, dinamis, produktif, terampil, menguasai ilmu pengetahuan, serta unggul. Dengan begitu bisa berkompetisi dalam persaingan global. (han/her/bud/c1/wen)

Editor : Endah Sriwahyuni
#Kabupaten Blitar #literasi fotografi #Kota Blitar #UPT Perpus Bung Karno