Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Kominfo Akui ETLE Trouble Jaringan. Tapi Sistem Masih Berjalan

Doni Setiawan • Senin, 6 Maret 2023 | 18:30 WIB

KOTA BLITAR - Setelah penantian panjang, akhirnya Kepala Dinas Kominfo dan Statistik (Diskominfo) Kota Blitar Mujianto memberikan konfirmasi. Sebelumnya, ETLE tidak berjalan selama kurang lebih empat bulan lamanya, terhitung sejak bulan Desember tahun lalu.

Kepolisian Blitar Kota menjelaskan, pihaknya sudah mencoba menghubungi diskominfo. Hal itu karena koneksi jaringan yang terhubung antara kamera ETLE ke Polda Jatim masih menggunakan milik pemkot. Namun, Mujianto mengaku bahwa sistem ETLE yang terpasang di tiga titik masih berjalan tanpa kendala. Dia menyebut tidak ada gangguan sama sekali, baik dari segi kelistrikan atau alat.

“Sebenarnya jaringannya berjalan. Tapi memang kami cek satu minggu lalu ada yang trouble,” bebernya.

Seharusnya, jaringan itu menghubungkan kamera ETLE yang ada di lapangan, ke Polda Jatim, baru diterima oleh satlantas. Namun, jaringan itu terputus di Polda Jatim. Kini pihaknya sedang melakukan pengecekan lebih lanjut terkait penyebab kerusakan itu. Sebelumnya, pihaknya sudah melakukan pemeliharaan jaringan tersebut. Jaringan itu dirawat bersamaan dengan perawatan kabel fiber optik milik pemerintah.

Mujianto menegaskan, jaringan ETLE sepenuhnya milik kepolisian. Tidak ada campur tangan pemkot mengenai jaringan itu. Pihaknya hanya memberikan bantuan infrastruktur berupa kelistrikan, kabel, seperangkat pendukung jaringan, hingga pemasangan.

“Apakah jaringan itu masih dimanfaatkan atau tidak, kami belum konfirmasi lebih lanjut,” bebernya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Blitar Kota AKP Mulya Sugiharto mengaku bahwa program ETLE masih digunakan. Pihaknya berhenti semenjak jaringan ETLE terputus. Jaringan ETLE yang menerima data pelanggaran lalu lintas dari Polda Jatim juga terputus. Sebelumnya, mereka selalu menerima nama dan data diri pelanggar melalui nopol. Kemudian, para pelanggar akan menerima surat yang terdapat barcode menuju aplikasi tilang.

“Jaringan ETLE dari pihak kita itu masih milik pemkot. Sehingga kami masih menunggu perbaikan hingga sekarang, sejak beberapa bulan lalu kami kirim surat,” jelasnya. (mg2/c1/hai) Editor : Doni Setiawan
#Kabupaten Blitar #tilang elektronik #etle #satlantas polres blitar kota #Kota Blitar