Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Edukasi Anak, Umbar Reptil ke Alam, Sekaligus Kurangi Stres pada Hewan

Doni Setiawan • Senin, 6 Maret 2023 | 22:26 WIB

KABUPATEN BLITAR - Beberapa hewan jenis reptil diumbar di Taman Idaman Hati Wlingi, kemarin (5/2). Salah satu reptil yang menyita perhatian adalah ular piton albino.

Sesekali ular berwarna kombinasi putih-kuning itu dipegang oleh sang pawang, kemudian dibiarkan melata di tanah. Beberapa anak penasaran melihat di sekelilingnya. Tidak hanya ular, tetapi juga ada tarantula, kadal mesir, hingga kadal gurun.

Ya, reptil-reptil tersebut memang sengaja diumbar oleh komunitas pencinta reptil. Tujuannnya adalah edukasi kepada masyarakat, khususnya terhadap anak-anak. Komunitas yang menamakan diri sebagai Blitar Timur Sahabat Satwa (BTSS) itu memang berupaya mengenalkan hewan reptil sejak dini. ”Kami beri edukasi bahwa tidak semua reptil itu membahayakan. Ada juga reptil yang aman untuk dipelihara,” terang anggota BTSS, M Rizal Pramudya Sakti kepada Koran ini, kemarin (5/3).

Komunitasnya, jelas Rizal, memang sengaja membuka edukasi reptil di tempat publik. Biasanya digelar setiap Minggu di taman Wlingi tersebut. ”Kami mulai pagi hari sekitar pukul 08.00 sampai menjelang siang. Ini sekalian mengumbar reptil ke alam,” ungkapnya.

Selama ini, reptil-reptil peliharaan tersebut berada di kandang. Dengan dilepas sementara ke alam bisa mengurangi stres pada hewan. Tentunya reptil yang dilepas tersebut tergolong aman. Seperti di antaranya ular piton, kadal gurun, dan iguana.

Rizal mengatakan, hewan reptil yang dibawa untuk edukasi tersebut hanya sebagian. Seperti ular piton yang beberapa jenis lainnya sedang masa ganti kulit sehingga tidak bisa dibawa. ”Biasanya kami ada berbagai jenis reptil. Seperti ular piton itu ada beberapa jenis,” ujarnya.

Pemuda 17 tahun ini berharap edukasi itu bisa memberikan pemahaman terhadap masyarakat khususnya anak-anak tentang hewan reptil. Dengan begitu, anak-anak maupun orang tua semakin paham bagaimana memperlakukan reptil yang baik dan aman.”Seperti ular, ketika menemui ular di sekitar tempat tinggal, jangan langsung di pukul hingga mati. Ular bisa ditangkap dengan alat lalu dimasukkan ke karung dan dibuang ke tempat yang jauh dari permukiman,” tuturnya. (sub/c1) Editor : Doni Setiawan
#Kabupaten Blitar #reptil #Blitar Timur Sahabat Satwa (BTSS) #Kota Blitar #hobi