Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Depresi Sakit, Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Gubuk

Endah Sriwahyuni • Selasa, 7 Maret 2023 | 20:05 WIB

KABUPATEN BLITAR – Warga Desa Sumber, Kecamatan Sanankulon dikejutkan dengan kematian Sunarto, kemarin (6/3). Pria 54 tahun itu ditemukan tak bernyawa dengan posisi gantung diri di gubuk dekat kolam ikan.

Peristiwa itu diketahui pertama kali oleh Purnadi sekitar pukul 08.00. Saat itu, dia hendak memeriksa kolam koi yang tidak jauh dari persawahan rumahnya. Sekitar 50 meter dari tempat dia berdiri, alangkah terkejutnya ketika melihat Sunarto sudah meninggal dunia dengan kepala terjerat tali di gubuk. “Awalnya ada saksi lain yang melihat Sunarto. Saksi tersebut mengira dia hanya duduk-duduk. Setelah dicek oleh saksi kedua (Purnadi) ternyata gantung diri,” beber Kapolsek Sanankulon AKP Murdiyanto, kemarin (6/3).

Murdiyanto mengatakan, Sunarto nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri diduga karena diduga depresi. Sudah lama pria sepatuh baya itu mengidap penyakit hernia. Beberapa hari sebelumnya, dia sempat mengeluh sakit kepada keluarganya. Padahal, sekitar pukul 05.00 keluarga masih melihat Sunarto di rumah.

Sunarto ditemukan tak bernyawa dalam posisi tergantung di gubuk. Lehernya terjerak tali tampar warna biru yang dikaitkan pada kayu reng atap gubuk. Pertama kali ditemukan, posisinya duduk menghadap ke tepi kolam ikan saksi Purnadi.

Usai ditemukan, Sunarto lalu dievakuasi oleh petugas Polsek Sanankulon bersama tim kesehatan puskesmas setempat. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuhnya. Jenazahnya lantas dibawa ke rumah duka untuk dikebumikan. “Keluarga Sunarto telah ikhlas menerima kematiannya. Mereka tidak ingin melakukan otopsi lebih lanjut,” jelas perwira berpangkat tiga balok ini. Di samping depresi karena sakit, faktor ekonomi juga diduga turut mendorong Sunarto melakukan aksi nekat tersebut. (mg2/sub) Editor : Endah Sriwahyuni
#gantung diri #depresi #Kabupaten Blitar #bunuh diri