KOTA BLITAR - Pembangunan hotel berbintang di Jalan Ir Soekarno terus dikebut. Hingga kemarin (4/4), progresnya telah mencapai di atas 70 persen.
Informasinya, hotel berbintang itu akan dibuka pada akhir tahun ini. Jika tidak ada aral melintang, hotel akan dibuka pada November. ”Berdasarkan informasi yang kami terima dari pihak manajemen hotel, insya Allah, November akan grand launching,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Blitar Heru Eko Pramono, kemarin (4/4).
Heru mengungkapkan, pembangunan Hotel Santika itu terus berjalan. Hotel tersebut akan menjadi satu-satunya hotel berbintang di Kota Blitar. “Pembangunan hotel tersebut terus kami kawal. Kami berharap keberadaan hotel itu berdampak positif bagi sektor perekonomian maupun pariwisata di kota,” terangnya.
Pembangunan hotel dengan bangunan lebih dari lima lantai itu sudah berjalan lebih dari dua tahun. Hotel berbintang itu dibangun oleh investor sejak 2020 lalu. Potensi nilai investasinya mencapai Rp 5 miliar lebih. Pembangunan sempat terganggu lantaran terimbas masalah hukum.
Setelah masalah beres, pembangunan hotel kembali berjalan lancar. Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar mendorong investor untuk segera menuntaskan pembangunan. Target awal, April ini bisa dilakukan soft launching, tetapi urung terwujud.
Disinggung terkait kelanjutan rencana pembangunan hotel berbintang lainnya yakni Hotel Aston, kata Heru, saat ini masih berproses. DPMPTSP terus berupaya mengawal rencana pembangunan hotel yang bakal bertempat di Jalan Merdeka itu. “Ya, proses bertahap. Beberapa waktu lalu memang sempat ada miskomunikasi dan kami terus urai benang kusutnya agar jelas,” ungkap mantan camat Sananwetan ini.
Sekadar diketahui, bakal ada dua hotel berbintang yang berdiri di Kota Blitar. Keduanya adalah Hotel Santika dan Hotel Aston. Hotel Santika terletak di Jalan Ir Soekarno dan Hotel Aston berada di Jalan Merdeka. Satu dari dua hotel tersebut sudah terbangun. (sub/c1) Editor : Endah Sriwahyuni