Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Rekayasa Lalu Lintas hingga Perpanjang Durasi Traffic Light untuk Urai Macet

Endah Sriwahyuni • Rabu, 26 April 2023 | 23:11 WIB

KABUPATEN BLITAR - Volume arus lalu lintas (lalin) di Bumi Penataran meningkat drastis pada momen Lebaran tahun ini. Salah satu penyebabanya adalah pandemi Covid-19 yang telah mereda.

Guna mengurai kemacetan, dinas perhubungan (dishub) serta jajaran kepolisian melakukan rekayasa lalin di sejumlah titik. Kepala Bidang (Kabid) Manajemen Lalu Lintas Dishub Kabupaten Blitar, Anjar Eko Yuli Atmanto menjelaskan telah merumuskan strategi rekayasa arus lalin saat mudik dan Lebaran. Kebijakan ini berlaku di beberapa titik potensi kemacetan. Misalnya, di sepanjang ruas jalur nasional dan perbatasan Kota-Kabupaten Blitar. “Di jalur utama, kami tambah jalur alternatif. Karena dari tahun-tahun sebelum pandemi, ini efektif untuk antisipasi kemacetan,” jelasnya.

Tidak hanya menambah jalur alternatif, dishub juga merombak durasi traffic light. Seperti di persimpangan jalur Desa Siraman, Kecamatan Kesamben, ke barat hingga traffic light Desa Tlogo, Kecamatan Kanigoro. Durasi lampu hijau diperpanjang sekira 15 detik dari arah timur dan barat, sedangkan lampu merah tidak ada perubahan.

Kemudian, traffic light jalur nasional seperti jalan raya Garum-Kesamben, kata dia, dishub hanya menyalakan lampu kuning alias flashing dan menutup jalur persimpangan. Anjar menilai bahwa wilayah Blitar Barat juga rawan terjadi kemacetan mengular.

Selain itu, simpang tiga Pasar Tugu Rante, Kecamatan Ponggok, hingga simpang empat Sanankulon jadi titik penerapan flashing berikutnya. “Yang di simpang-simpang tidak boleh melintas. Mereka harus belok kiri menyusuri pembatas, lalu balik kanan sesuai tujuan,” jelasnya. Dia memprediksi peningkatan arus mudik terjadi pada H-3 Lebaran atau hari ini (19/4). Sementara puncak arus mudik berlangsung pada H-1 atau Jumat (21/4).

Terpisah, Kasat Lantas Polres Blitar AKP Mursid Budi Hartanto menyebut, kenaikan volume kendaraan cukup terasa pada hari besar umat muslim tahun ini. Untuk memantau aktivitas lalin, pihaknya membentuk beberapa pos di tiga titik. Misalnya, pos pengamanan di simpang tiga Kesamben, pos pelayanan di Kanigoro, serta pos terpadu di Stasiun Wlingi. “Kami perketat pelayanan di pos. Termasuk di stasiun kereta karena tahun ini situasi sudah longgar, peminat moda transportasi juga naik,” paparnya.

Kendati sejumlah upaya tersebut sudah diterapkan, Mursid tak memungkiri terjadi kemacetan. Dalam kondisi itu, kepolisian dan personel dishub memiliki solusi untuk meredam arus yang tersendat. “Peluang terjadi macet itu selalu ada. Simpul-simpul itu kami tangani melalui pengaturan lebih masif,” tandasnya. (luk/c1/sub) Editor : Endah Sriwahyuni
#urai macet mudik #perpanjang durasi traffic light #rekayasa lalu lintas #mudik lebaran #lalu lintas mudik