Event lari yang bakal digelar pada 4 Juni ini tampaknya sudah menjadi magnet para runner dari seluruh Indonesia. Berbagai persiapan telah dilakukan panitia demi menyukseskan kegiatan tersebut. “Saat ini, kami tengah mematangkan persiapan teknis menjelang pelaksanaan. Tim sudah merancang berbagai hal yang nanti harus dilaksanakan,” terang Ketua Panitia Bung Karno Run, Suheri, kepada Koran ini kemarin (7/5).
Pria yang akrab disapa Heri ini mengaku, event lari yang digelar setiap Juni ini memang dilaksanakan dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno. ”Kami ingin ikut berperan mewarnai Bulan Bung Karno. Salah satunya melalui event Bung Karno Run ini,” ungkapnya.
Animo peserta Bung Karno Run terbilang tinggi. Tahun pertama diselenggarakan pada 2022 lalu, target jumlah peserta sebanyak 500 orang. Ternyata, jumlah peminatnya lebih besar dari pada target yang ditentukan. Tahun lalu, panitia memang sengaja mematok jumlah peserta tidak terlalu banyak. Sebab, situasi pandemi Covid-19 saat itu belum melandai sehingga masih harus ada pembatasan. “Ini menjadi bahan evaluasi kami. Nah, tahun ini kami targetkan lebih banyak peserta. Alhamdulillah, tiket sebanyak 1.500 slot sudah terpenuhi hingga pendaftaran ditutup 25 April lalu,” ujar pria ramah ini.
Ada dua kategori lomba lari yang dilaksanakan. Yaitu, lari jarak 10 k (kilometer) dan lari jarak 5 k. Kategori pesertanya juga dibagi dua, yakni untuk kategori pelajar dan umum. Start dan finis bertempat di Istana Gebang.
Ada tiga misi yang ingin dicapai dalam penyelenggaraan lomba lari terbesar itu. Misi pertama, spot tourism, yakni mengenalkan destinasi-destinasi wisata yang ada di Blitar khususnya di Kota Blitar. Dengan adanya event tersebut, kunjungan wisata diharapkan meningkat. Misi kedua, menggerakkan ekonomi lokal. Mulai dari sektor perdagangan, perhotelan, sampai kuliner. “Misi ketiga, mengenalkan produk-produk khas daerah,” tandasnya.
Kabiro Jawa Pos Radar Blitar Noor Maladi Usman menegaskan bahwa event besar di Bulan Bung Karno ini butuh dukungan dari semua pihak, utamanya pihak pemerintah daerah. Untuk itu, Radar Blitar berinisiatif menjalin kerja sama dengan pihak panitia Bung Karno Run sebagai media partner. “Tentu dengan publikasi yang lebih baik, otomatis dukungan akan semakin besar, terutama dari pihak pemerintah. Karena ini (Bung Karno Run, Red) merupakan event akbar yang harus di-support dan terus dikembangkan sebagai event besar daerah,” ujarnya. (sub/c1/ady) Editor : Doni Setiawan