Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Ide Bisnis, Mahar Akrilik Jadi Tren, Kudu Telaten Berburu Bahan

Doni Setiawan • Minggu, 14 Mei 2023 | 17:19 WIB
KREATIF: Reni Febriana menunjukkan salah satu mahar akrilik buatannya. (TITANIA NOOR SHOLEHA/RADAR BLITAR)
KREATIF: Reni Febriana menunjukkan salah satu mahar akrilik buatannya. (TITANIA NOOR SHOLEHA/RADAR BLITAR)
KOTA BLITAR - Perkembangan model mahar semakin variatif tiap masanya. Tidak hanya model dan aksesorinya, tetapi juga bahan utamanya. Tren terbaru saat ini adalah mahar akrilik.

Benda ini menjadi salah satu kebutuhan para calon pengantin.Bahkan, peminat mahar tak pernah surut. Hal ini dibuktikan dari banyaknya permintaan di produsen mahar. “Permintaan mahar ini bisa membeludak saat musim hajatan,” ujar salah seorang produsen mahar, Reni Febriana.

Tak pernah terpikir pada benak Reni untuk membangun usaha kreatif ini. Maklum, dia tidak memiliki kemampuan khusus di bidang keterampilan. Namun, hasil olahan tangannya dapat menciptakan suatu karya yang cantik. “Saya dulu sekolah jurusan broadcasting, jadi tidak ada rencana ke arah ini,” katanya.

Awalnya, perempuan asal Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo, ini hanya iseng membuat seserahan atau mahar. Rasa bosan karena tidak ada kegiatan menjadi salah satu alasan. Produk perdananya digunakan adik temannya. Setelah itu, dia tertarik untuk bergerak lebih serius lagi. “Hingga saat ini usaha tersebut telah berjalan selama tiga tahun,” paparnya.

Baginya, kesulitan dalam membuat mahar adalah model yang berganti sangat cepat. Sebab, untuk satu model saja butuh waktu cukup lama untuk mempelajari. “Apalagi, perubahan tren ini terjadi begitu cepat,” ungkap perempuan 30 tahun ini.

Reni menyebutkan, model yang sedang tren saat ini adalah mahar akrilik. Namun, bahan akrilik sangat sulit ditemukan di Blitar. Kalaupun ada, harganya pasti cukup mahal. Tak hanya itu, bahan pendukung lainnya juga sulit didapat di Blitar. Seperti aksesori, bunga, dan lainnya. “Saya mencari bahan utama mahar dari online shop,” paparnya.

Dia menyebutkan, harga mahar akrilik dibanderol cukup terjangkau mulai dari Rp 250 ribu. Harga tersebut menyesuaikan permintaan dari customer. Sebab, isi mahar tidak selalu sama. Selain itu, kerumitan model juga tidak sama. “Saat ini, mahar yang paling best seller seharga Rp 350 ribu,” tandasnya. (mg1/c1) Editor : Doni Setiawan
#mahar blitar #mahar #model har #mahar akrilik #Mahar Pernikahan #ide bisnis