Saat ditemui Jawa Pos Radar Blitar, Desty mengaku suka kulineran. Hampir setiap hari dilakukan, usai menyelesaikan kewajiban sebagai seorang istri. Tak lupa mengajak buah hati agar semakin happy.
Nah, salah satu yang dicoba, yakni berbagai olahan minuman berbahan cokelat. Sampai akhirnya Desty punya ide untuk membuka usaha. Yakni kreasi minuman cokelat. Motivasinya semakin terbangun lantaran cokelat digemari banyak orang. Utamanya anak-anak. “Makanya membuat usaha yang kira-kira saya suka, praktis, dan anak-anak saya juga menyukainya,” ungkapnhya.
Berbekal pengalaman kulineran, serta tekad kuat, Desty mulai usahanya. Namun sebelumnya, dia sadar produknya harus memiliki keunggulan. Utamanya perihal rasa. Karena itulah, dia banyak bereksperimen. Yakni mengkombinasikan cokelat dengan bahan lain hingga menemukan racikan tepat.
Dalam sekali bereksperimen, ibu tiga anak itu bisa menghabiskan empat cup. Ini agar dia bisa menemukan takaran bahan untuk rasa yang khas. Utamanya agar digemari lidah anak-anak dan generasi muda. Selain rasa, Desty juga menambah beberapa toping dalam produk minumannya. Di antaranya roti, keju, kacang tanah, oreo, dan lainnya.
“Akhirnya saya bereksperimen dengan mencampur coklat dan bahan-bahan lain, sehingga muncul rasa minuman coklat yang pas dan enak,” ujarnya.
“Pertama saya coba kepada anak, dengan perbandingan semua produk lain di kota, tapi anak saya tetap cocok dengan produk buatan saya,” imbuh wanita berparas cantik itu.
Sistem penjualan pun dimulai. Berawal delivery order ke beberapa rekan dengan harga super murah. Seiring waktu berjalan, produk itu mendapat respon positif dari pasar. Permintaan semakin bertambah.
Desty akhirnya memberanikan diri untuk membuka usaha di pinggir jalan. Dia pun mendapat dukungan penuh dari keluarga. Kini, dia memanfaatkan kendaraan yang dimiliki untuk usaha. Wanita berhijab itu bersyukur, hasil usahanya tak mengecewakan. Yakni bisa membantu menambah pemasukan ekonomi. Para pelanggan juga bertambah, mayoritas anak sekolah.
Kedepanya Desty ingin melebarkan sayap dengan membuka cafe, dengan menyewa beberapa ruko untuk menjual minuman buatnya. “InsyaAllah kedepanya, apabila ada rezeki, saya mau buka kafe dan tambah cabang,” tandasnya. (apr/bib/wen) Editor : Endah Sriwahyuni