Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Gawat, Bantuan Pangan di Kabupaten Blitar Telat Dua Bulan, Apa Penyebabnya?

Endah Sriwahyuni • Kamis, 18 Mei 2023 | 20:26 WIB
(Dok. Freepik.com)
(Dok. Freepik.com)
KABUPATEN BLITAR - Penyaluran bantuan pangan nontunai (BPNT) di Bumi Penataran tak mulus. Buktinya, bantuan itu terlambat dua bulan. Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Blitar tak bisa berbuat banyak. Sebab, kebijakan terkait bantuan tersebut langsung dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Staf Penyusun Pemberian Bantuan Teknis Bidang Perlindungan Jaminan Sosial Dinsos Kabupaten Blitar, Malik Dwi Prakoso mengatakan, BPNT kali terakhir tersalurkan Maret lalu. Jatah Maret dan April masih gelap. “Penyaluran pada Maret lalu merupakan jatah pada Januari dan Februari,” ujarnya.

Malik mengaku tidak mengetahui secara pasti terkait kendala penyaluran. Sebab, kebijakan penyaluran langsung ditangani Kemensos, sekaligus pemilik anggaran. Dinsos hanya sebagai penyalur informasi. Kini, pihaknya menunggu instruksi dari Kemensos terkait penyaluran BPNT. “Kami hanya menyampaikan ke desa setelah ada surat turun,” katanya.

Berdasarkan data dinsos, jumlah penerima BPNT 2023 sekitar 46.819 KPM. Jumlah itu lebih besar dibanding tahun lalu. Yakni, sekitar 45.000 KPM. Jumlah KPM memang fluktuatif. Sebab, pendataan dilakukan secara bertahap tiap bulan. Pihak desa setempat wajib verifikasi dan validasi data penerima agar penyaluran tepat sasaran.

Nah, terkait alur penerimaan bantuan reguler ini, langsung dari Kemensos. Yakni, akan mengirim surat resmi ke tempat penyaluran. Kini, ada dua tempat penyaluran, yaitu Bank Himbara dan PT Pos. Tiap KPM akan mendapat bantuan senilai Rp 200 ribu per bulan. Uang itu akan dibelanjakan bahan pokok di agen BPNT. “Setiap KPM wajib menunjukkan kartu keluarga sejahtera (KKS),” tandasnya. (tan/c1/wen) Editor : Endah Sriwahyuni
#bantuan pangan nontunai #dinsos kabupaten blitar #bansos terlambat #bantuan pangan #dinas sosial #bansos