Kedai yang berada di Jalan Teratai No 1 itu memanfaatkan trotoar jalan sebagai tempat nongkrong. Kerat botol minuman disulap menjadi meja. Ditambah, grafiti di dinding membuat suasana di tempat tersebut semakin unik dan khas.
Jawa Pos Radar Blitar yang diwakili Staf Account Executive (AE) Rizkyatul Bazir mencoba berkunjung ke Warung Pondasi kemarin (23/5). Suasana tempat tersebut nyaman. Teduh dan bersih. Tak ayal, banyak anak muda nongkrong di kedai kopi tersebut.
“Kami beroperasi setiap hari. Mulai pukul 08.00-24.00. Kecuali Minggu, kami buka mulai pukul 07.00-15.00, sebab dikhususkan untuk kopi pagi,” ujar SPV Warung Pondasi, Rama.
Dia mengatakan, kebersihan juga tak luput dari perhatian. Sebab, ini untuk menambah kenyamanan pengunjung. Nah, permasalahan yang dihadapi yakni tempat parkir. Lantaran semakin ramai pengunjung, bahu jalan yang digunakan untuk parkir padat. “Setelah berjalan selama tiga bulan, tempat ini menjadi overcrowded dan parkirannya tidak tertata,” ungkapnya.
“Akhirnya kami bekerja sama dengan warga setempat untuk menata parkirnya, karena mendapatkan teguran dari Dinas Perhubungan Kota Blitar,” imbuhnya. (apr/riz/c1) Editor : Endah Sriwahyuni