Bedanya, glofish memiliki bentuk tubuh yang lebar dan pipih. Warnanya cerah dengan kombinasi merah, hijau, kuning, jingga, dan biru. Seperti namanya, ikan ini bisa bercahaya ketika berada di tempat yang gelap.
Salah satu pedagang ikan hias di Kota Blitar, Marlin mengungkapkkan, glofish ramai diminati tak hanya dari kalangan penggemar ikan, tetapi juga anak-anak. Warna ikan yang terang dan bisa menyala menjadi daya tarik utamanya. ”Mungkin karena warnanya yang cantik, anak-anak jadi suka,” katanya, kemarin (24/5).
Selain warnanya yang memukau, perawatannya juga mudah, bahkan oleh pemula sekalipun. Sebab, ikan tersebut merupakan ikan air tawar yang ramah lingkungan. “Perawatannya sama seperti ikan hias lainnya. Diberi makan pagi dan sore. Untuk akuarium harus dibersihkan dua hari sekali. Lebih bagus kalau ditambah hiasan,” jelasnya.
Glofish dijual dengan harga Rp 3.000 sampai Rp 20. 000 per ekornya. Harga tergantung dari jenis dan motif ikan. Semakin indah warna dan motifnya akan memiliki nilai jual yang tinggi. Namun, harga jual ikan biasanya berbeda di tiap daerah.
Dalam sehari, Marlin mengaku bisa menjual lima sampai tujuh ekor. Dalam sebulan, omzet yang diperoleh bisa dua kali lipat dari biasanya. Saat ini, dia memiliki satu akuarium yang berisi 30 ekor glofish. Permintaan yang meningkat membuatnya berencana untuk menambah koleksi ikan. “Rata-rata terjual lima sampai tujuh ekor dalam sehari. Besok (hari ini, Red) akan ditambah lagi koleksinya karena banyak yang menanyakan,” ungkapnya. (mg2/c1/sub) Editor : Endah Sriwahyuni