Manager PLN ULTG Kediri Sunardi, mengungkapkan, kejadian itu juga menyebabkan suplai aliran listrik dari Kediri menuju Tulungagung lepas dari sistem 1 sirkuit. “Beruntung kondisi ini tidak sampai menyebabkan padam pemadaman listrik yang berdampak pada konsumen PLN,” ujarnya.
Sebagai upaya penanganan, PLN mengerahkan sejumlah personil untuk melakukan evakuasi. Begitu sampai di lokasi kejadian, personil segera melakukan penanganan. Seperti halnya mengevakuasi galvalum yang tersangkut pada konduktor jaringan. “Lalu, personil juga memberikan informasi kejadian force majeure kepada warga sekitar lokasi kejadian,” sambungnya.
Petugas butuh waktu sekitar 90 menit untuk membuat kondisi kembali kondusif. Usai melakukan seluruh tindakan lapangan, petugas memastikan suplai listrik di sekitar lokasi kejadian dalam keadaan normal. Sunardi mengatakan, pihaknya sangat terbantu dengan masyarakat yang aktif menginformasikan kejadian ini kepada PLN. Sehingga, PLN bisa segera mengambil langkah-langkah guna memastikan tidak ada gangguan dalam proses suplai listrik di masyarakat.
“Kami berterima kasih atas laporan masyarakat sehingga sumber gangguan dapat segera ditemukan. Peran masyarakat dalam turut serta mengamankan aset ketenagalistrikan sangat kami perlukan demi peningkatan layanan kami.” tandasnya. (dit/c1) Editor : Endah Sriwahyuni