Seperti tahun-tahun sebelumnya, bazar berkonsep kehidupan tempo dulu itu dilaksanakan di Alun-Alun Kota Blitar. Pesertanya mulai dari instansi daerah, instansi swasta, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Selain diisi hiburan pasar malam, juga digelar turnamen e-sport.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Blitar Priyo Suhartono mengatakan, Bazar Blitar Jadul bakal diselenggarakan pada 17 Juni dan digelar selama lima hari. Sejumlah persiapan mulai dimatangkan. “Kami sudah lakukan rakor (rapat koordinasi) dengan OPD terkait. Rakor ini untuk mematangkan konsep serta kegiatan-kegiatan yang nanti digelar,” terangnya kepada koran ini.
Hasil rakor yang dilakukan beberapa hari telah menentukan tema dan konsep kegiatan. Termasuk merinci jumlah peserta yang akan mengikuti bazar. “Nanti tenda bazar mulai dipasang pada 7 Juni. Kami minta seluruh stan sudah terpasang dua hari sebelum pembukaan. Jangan seperti tahun lalu, kurang sehari belum selesai hingga akhirnya lembur,” ujarnya.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar Hakim Sisworo menjelaskan, bakal ada 140 stan yang mengisi Bazar Blitar Jadul. Stan itu diperuntukkan bagi peserta bazar. “Mulai dari instansi daerah, instansi swasta, hingga pelaku UMKM,” ungkapnya.
Rakor akan terus dilakukan untuk mematangkan konsep bazar. Sebab, tahun ini juga digelar kejuaraan e-sport tingkat provinsi. Kejuaraan tersebut dalam rangka menjaring bibit atlet e-sport.
Bazar Blitar Jadul nanti masuk dalam rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno. Selain bazar jadul, ada sejumlah event atau kegiatan lain yang digelar memperingati Bulan Bung Karno. Seperti Grebeg Pancasila serta Kirab 1.000 Tumpeng. (sub/c1/wen) Editor : Endah Sriwahyuni