KABUPATEN BLITAR – Bupati Rini Syarifah tegaskan pentingnya kompetensi sumber daya manusia (SDM) dalam pengelolaan potensi di Bumi Penataran. Hal ini diungkapkan saat puncak pemihan Duta Wisata Gus Jeng Kabupaten Blitar di Pendapa Hand Astra Sih, Srengat, kemarin (22/7) malam.
Di hadapan puluhan finalis ajang bergengsi ini, Bupati Rini mengatakan, Gus Jeng tidak hanya sebagai ajang untuk silaturahmi, tetapi juga sebagai sarana untuk mengukir prestasi kalangan muda di Kabupaten Blitar. “Harus eksis di masyarakat. Melalui prestasi maupun pengabdian kepada masyarakat,” katanya.
Bupati menegaskan, Kabupaten Blitar memiliki potensi yang luar biasa. Namun, hal itu tidak akan terkelola dengan maksimal tanpa didukung dengan SDM yang andal. Begitu juga untuk kepentingan branding. Hal ini juga menjadi pekerjaan rumah bagi para finalis Gus Jeng Kabupaten Blitar. “Tujuannya agar Blitar semakin kawentar,” katanya.
Mak Rini mengungkapkan, tahun ini pemerintah daerah menargetkan 3 juta kunjungan wisata. Hal ini hanya bisa diwujudkan dengan peran serta para stakeholder terkait. Tidak hanya pemerintah daerah, masyarakat serta pemuda juga memiliki peran yang besar untuk merealisasikan target tersebut. “Saya optimistis, dengan semangat maju bersama sejahtera bersama, Kabupaten Blitar bisa semakin mempesona dan menjadi salah satu idola para wisatawan,” tegas dia.
Bupati menambahkan, ada ratusan destinasi wisata di Bumi Penataran. Selaian wisata bahari di sisi selatan, ada banyak wisata alam di sisi utara Blitar. Selain itu, banyak pula wisata buatan. “Gus jeng ini jadi influencer, promosi pariwisata, begitu juga ekonomi kreatif yang ada di Blitar,” terang bupati.
Tidak hanya itu, kata dia, Gus Jeng harus berkolaborasi untuk menyukseskan program pemerintah daerah. Baik di sektor pariwisata maupaun ekonomi kreatif. Sebab, kalangan muda kini memiliki modal yang bisa mendukung mewujudkan Kabupaten Blitar yang mandiri dan sejahtera berlandaskan akhlak mulia baldatun toiyyibatun warabbun ghofur. “Saya optimistis, semangat yang saudara miliki didukung teknologi yang canggih adalah modal besar untuk mwujudkan hal itu,” tandasnya. (hai/c1)