KABUPATEN BLITAR – Kerusakan wahana bermain anak di sisi barat Alun-Alun Kanigoro tampaknya bakal bertahan cukup lama. Pasalnya, pemerintah daerah tidak memiliki cukup anggaran untuk melakukan perbaikan.
Untuk diketahui, taman yang terletak di depan Kantor Kabupaten (Kankab) Blitar ini merupakan jujukan masyakat. Banyak orang tua mengajak anaknya bermain di lokasi tersebut. Sayangnya, kini hal itu nyaris tidak mungkin dilakukan. Sebab, mayoritas wahana bermain anak di ruang terbuka itu masih rusak.
“Untuk saat ini masih belum bisa kalau menganggarkan dana untuk memperbaiki fasilitas taman bermain. Insya Allah tahun depan kami anggarkan untuk perbaikan,” ujar Kabag Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar, Eko Sunardianto.
Proses penganggaran perbaikan fasilitas tidak bisa langsung dibuat sekaligus meskipun semua fasilitas rusak parah. Karena anggaran terbatas, pemerintah daerah akan menetapkan skala piroritas. Hanya yang memang benar urgen yang akan ditindaklanjuti segera agar tidak terjadi hal-hal yang lebih buruk. “Jadi, perbaikan itu setiap tahun satu per satu. Nggak langsung semua karena anggaran perbaikan juga terbatas,” ucapnya.
Eko mengungkapkan, mayoritas anggaran daerah kini digunakan untuk memperbaiki fasilitas yang lebih urgen. Misalnya, perbaikan lampu yang berada di depan kankab. Menurutnya, penerangan tersebut penting untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. “Takutnya jika depan kantor kabupaten gelap nanti digunakan sebagai tempat maksiat,” imbuhnya.
Informasinya, kerusakan wahana bermain anak ini terjadi karena kurangnya pengawasan. Meski setiap hari ada petutugas kebersihan, tidak ada tenaga khusus yang ditugasi untuk mengawasi dan menjaga wahana bermain tersebut. Akibatnya, banyak fasiliyas yang reyot serta rusak parah.
“Sebenarnya sangat disayangkan, karena perawatan kurang, fasilitasnya banyak yang rusak. Memang dibersihkan saja tidak cukup, tapi juga harus ada pengawasan yang memadai. Karena selain faktor alam, kadang juga ada tangan jahil yang memicu kerusakan,” ucap pengunjung Alun-Alun Kanigoro, Mochammad Lutfi Assayfulloh. (mg2/c1/hai)
Editor : Doni Setiawan