RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Majelis Sabilu Taubah telah berdiri sejak Desember 2018 lalu. Tepatnya, Majelis ini tak lepas dari naungan Pondok Pesantren Mambaul Hikam II. Majelis ini juga memiliki banyak sejarah yang dapat digali.
Majelis Sabilu Taubah yang dahulunya merupakan tongkrongan anak-anak muda sekarang telah menjadi sarana dakwah bagi Gus Iqdam. Gus Iqdam berpikiran bahwa ingin mengatur tempat tersebut bukan hanya sekedar ngopi-ngopi biasa, namun diubah menjadi tempat ngopi (ngolah pikiran) yang didalamnya nanti akan menjadi saranan untuk mengatur pikiran, hati dan ketenangan rohani.
Dari perayaan ngopi tersebut dapat dibeberkan menjadi kajian dakwah islam yang bermanfaat bagi jama’ahnya. Majelis ini juga bukan sekedar Ta'lim, akan tetapi terdapat shalawat dan dzikir yang patut untuk dijadikan momentum berserah diri kepada Allah SWT. Dan juga majelis Sabilu Taubah berperan penting sebagai ruang diskusi sehingga dapat dijadikan masyarakat sebagai wadah ide-ide kreatif dan bermanfaat.
Markas Majelis Sabilu Ta’lim Sabilu Taubah berada di Desa Karanggayam, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. Majelis ini mengalami perkembang pesat dari tahun ke tahun. Semula, majelis ini hanya terdiri dari 7 Jama’ah, namun seiring berkembangnya waktu sudah ada sekitar seribu orang lebih.
Penamaan Majelis Ta’lim Sabilu Taubah menjadi daya tarik bagi masyarakat. Hal ini karena penamaan Majelis tersebut diambil dari kata Taubah yang berarti Taubat dan Sabilu yang berarti Jalan. Keduanya jika digabungkan, yalkni memiliki arti Jalan Taubat. Ini dapat diartikan sebagai jalan bertaubat bagi masyarakat yang ingin menuju ridho dari Allah SWT.
Nah, menurut kamu gimana?
Editor : Nurul Hidayah