Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Dianggar Rp 98 Juta, Patung Bung Karno di Kanigoro Di-Make Up

Fajar Rahmad Ali Wardana • Selasa, 8 Agustus 2023 | 05:00 WIB
TERTUTUP: Penampakan patung Bung Karno di depan kantor bupati, di Kanigoro, kemarin (4/8).
TERTUTUP: Penampakan patung Bung Karno di depan kantor bupati, di Kanigoro, kemarin (4/8).

KABUPATEN BLITAR - Sejumlah Rp 98 juta anggaran daerah digelontorkan untuk pemeliharaan patung Bung Karno di halaman Kantor Bupati Blitar. Ditargetkan, kegiatan tersebut rampung sebelum 17 Agustus nanti.

Pantaun koran ini, pemeliharaan patung tersebut dimulai sejak dua pekan terakhir. Saat ini bangunan setinggi 14 meter itu tertutup oleh jaring-jaring hitam.

Kabag Umum Pemkab Blitar Eko Sumardiyanto mengatakan, patung Bung Karno dilakukan pembenahan karena ada beberapa kerusakan. Selain itu juga untuk memperingati Hari Kemerdekaan Ke-78 Republik Indonesia.

“Kami melakukan perbaikan itu, pada bagian cat, keramik, dan ada lampu yang mengarah ke atas patung. Perbaikan ini dimulai pertengahan Juli dan ditargetkan selesai pada pertengahan Agustus,” kata Eko kemarin (4/8).

Dia menjelaskan, tampilan patung Bung Karno itu mulai memudar di beberapa bagian tubuhnya. Selain itu, beberapa keramik yang ada di bagian dasar patung juga banyak yang mengelupas. Bahkan, bagian lampu yang menyorot ke atas patung rusak diduga karena tangan-tangan usil. Padahal, pemkab telah membuat pagar untuk membatasi orang atau pengunjung merusak fasilitas di area patung Bung Karno ini.

Perbaikan cat, keramik, dan pembenahan lampu ini diharapkan bisa membuat tampilan patung Bung Karno kembali mempesona. Maklum saja, bangunan di ibu kota kabupaten ini menjadi salah satu ikon di Blitar Raya. “Untuk perbaikan atau pemeliharaan patung Bung Karno ini, anggaran yang kami keluarkan sekitar Rp 98 juta,” tuturnya.

Untuk diketahui, patung Bung Karno dibangun pada masa kepemimpinan Bupati Rijanto, tepatnya pada 18 Oktober 2018. Patung yang memiliki tinggi 14 meter tersebut dibangun dengan anggaran sekitar Rp 1,7 miliar.

Patung Bung Karno yang berdiri di depan kantor Pemkab Blitar itu dibangun menggunakan bahan dasar perunggu. Setelah diresmikan pada tahun 2018 lalu, patung Bung Karno tersebut menuai banyak protes. Pasalnya, patung yang ada di depan Pemkab Blitar itu dianggap tidak mirip dengan sang Proklamator dan sempat terkena semprit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) lantaran pengerjaanya yang molor.

Eko berharap proses perbaikan patung Bung Karno ini bisa selesai sebelum tanggal 17 Agustus 2023 mendatang. “Targetnya sebelum Hari Kemerdekaan sudah selesai, sehingga ketika momen 17 Agustus tampilannya terlihat baru dan sudah bisa dilihat oleh masyarakat,” ucapnya.

Beberapa waktu lalu, pemeliharaan landmark tokoh nasional ini hanya dikerjakan dua pekerja. Padahal, ada beberapa kegiatan dalam rangkaian pemeliraan ini. “Jadi sebelum dicat ada pekerjaan pengelasan, karena ada bagian yang keropos sehingga perlu ditambal,” kata seorang pekerja yang mengaku bernama Mujianto.

Dia mengaku cukup ketar-ketir lantaran deadline pekerjaan cukup mepet. Karena itu, menambah pekerja menjadi alternatif agar pemeliharaan segera rampung. “Soalnya sebelum upacara 17 Agustus harus selesai,” pungkasnya. (jar/mg2/c1/hai)

Editor : Doni Setiawan
#patung Bung Karno #Kantor Bupati #anggaran