Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Tebar Benih Ikan Di Kota, Romy Soekarno Jadi Bapak Asuh Penangkaran Burung Hantu Blitar Raya

Agus Muhaimin • Kamis, 24 Agustus 2023 | 05:16 WIB

 

PEDULI: Romy Soekarno dan Komunitas Blitar Micro Fishing saat menebar bibit ikan air tawar di sungai simpang tiga herlingga, Rabu (23/8).
PEDULI: Romy Soekarno dan Komunitas Blitar Micro Fishing saat menebar bibit ikan air tawar di sungai simpang tiga herlingga, Rabu (23/8).
KOTA BLITAR - Cucu Presiden Pertama Indonesia Ir. Soekarno, Romy Soekarno kembali blusukan di Blitar Raya. Bertemu komunitas, menabur benih dan menjadi bapak asuh bagi penangkaran burung hantu.

Kemarin (23/8) pagi, pria berkaca mata itu, bersama Komunitas Blitar Micro Fishing mengusung beberapa galon berisi benih-benih ikan air tawar. Ikan tersebut kemudian dilepas-liarkan di aliran sungai bawah flyover penghubung Jalan Imam Bonjol ke Jalan Sudanco Supriyadi. Pelepasan bibit ikan disebut penting guna menjaga keseimbangan ekosistem sungai.

“Saya sangat setuju dengan aturan tidak boleh nyetrum atau pakai obat untuk cari ikan. Karena ekosistem bisa terpengaruh,” ujar pria yang menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Soekarno itu.

Seusai menebar benih ikan, Romy bergeser ke sungai sisi utara. Di sana, tak sedikit warga yang antusias mengikuti mancing gratis. Ikan lele berukuran jumbo pun digelontor di sungai yang kerap jadi spot memancing itu.

PEDULI : Romy Soekarno bersama komunitas Perkumpulan Dares Blitar (Perdata)
PEDULI : Romy Soekarno bersama komunitas Perkumpulan Dares Blitar (Perdata)

Hanya, dia menyayangkan kondisi sungai yang tidak bersih. Padahal, lokasi tersebut jadi jujukan memancing. “Saya yakin kalau terpilih, saya akan perbaiki kali-kalinya. Juga cukup prihatin melihat kondisi kebersihan,” paparnya.

Romy bersama rombongan lantas bertandang di area persawahan Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kepanjenkidul. Kunjungannya itu untuk berdialog terkait keluhan di sektor pertanian. Faktor kelangkaan pupuk dan hama nyatanya masih jadi persoalan petani.

“Harus ada solusi bagaimana mencegah kekeringan juga ketika kemarau, serta hama tikus dengan budidaya burung hantu,” terang Caleg DPR RI dari PDIP Dapil Jatim VI meliputi Blitar, Tulungagung, dan Kediri ini.

Menindaklanjuti keresahan tersebut, dia pun menggandeng komunitas Perkumpulan Dares Blitar (Perdata) untuk menyerahkan bantuan burung hantu. Dia menilai, pemanfaatan burung nokturnal itu sangat efektif untuk meredam hama tikus. Ada tiga ekor burung yang diserahkan kepada petani. “Burung ini solusi terorganik mengatasi hama tikus. Burung ini bagus untuk mendukung petani atasi hama,” tuturnya.

Aksi sosial ini ternyata berbuntut panjang. Romy Soekarno kini menyandang predikat baru. Yakni, bapak asuh bagi penangkaran burung hantu di Blitar Raya. Cucu bung karno ini tidak menolak, terlebih sebelumya belum pernah ada dan bisa memberikan manfaat untuk sektor pertanian.

Secara umum, lanjut dia, minimnya petani muda juga jadi persoalan. Menurutnya, diperlukan moderenisasi di sektor pertanian untuk mewujudkan petani milenial. “Kalau saya, supply chain dari hulu ke hilir harus dibenahi. Baik pupuk, moderenisasi alat, sampai juga pendidikan, supaya generasi muda mau jadi petani,” tandasnya.

Selanjutnya, Romy masih melanjutkan dialog bersama warga, diselingi dengan penanaman pohon gada Bung Karno di Perkebunan Gambar Anyar, Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok. (luk/hai)

Editor : Doni Setiawan
#burung hantu #Romy Soekarno #tebar benih ikan #pdip #caleg dpr ri