Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Diperluas hingga Wilayah Perairan Tulungagung, Proses Pencarian ABK Hanyut di Pantai Gayasan

Fajar Ali Wardana • Minggu, 10 September 2023 | 02:50 WIB

 


FOKUS: Tim gabungan melakukan proses pencarian atas delapan ABK yang dinyatakan hanyut di Pantai Gayasan.
FOKUS: Tim gabungan melakukan proses pencarian atas delapan ABK yang dinyatakan hanyut di Pantai Gayasan.
 

KABUPATEN BLITAR - Tim gabungan terus melakukan proses pencarian delapan anak buah kapal (ABK) asal Prigi, Trenggalek, yang hilang  usai kecelakaan di Pantai Gayasan, Rabu (6/9) malam lalu. Belum juga menemui hasil, tim memutuskan untuk mempeluas wilayah pencarian hingga Pantai Molang, Tulungagung, di hari ketiga pencarian pada Sabtu (9/9).

Dantim Basarnas Trenggalek Andris Dwi Prasetya mengatakan belum ada tanda-tanda keberadaan ABK yang hilang. Di hari ketiga pencarian kemarin, petugas melakukan penyisiran dari laut Pantai Pangi. Sayang, hasil nihil ditemui hingga siang hari.

“Setelah istirahat, kami melanjutkan pencarian lagi sampai pukul 15.30. Hasilnya masih nihil dan sampai pukul 16.00 kami dari laut juga masih melakukan pencarian hingga menjelang magrib,” ujarnya.

Dia melanjutkan, tim mulai mengarahkan pencarian ke arah barat hingga Pantai Molang, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung. Di sini, kondisi cuaca terbilang normal. Sebab tim tidak mendapati adanya ombak besar atau angin kencang saat menyisir lautan.

Andris mengaku belum dapat memastikan kondisi delapan ABK yang hilang. Namun, sangat sulit dibayangkan delapan ABK yang hilang masih punya kesempatan untuk bertahan hidup. Dia menegaskan bahwa tak ingin berspekulasi. Adapun yang jadi fokus saat ini adalah melakukan pencarian di jalur darat dan laut.

“Pencarian laut kami perluas ke arah barat sampai Pantai Molang, Tulungagung. Kami membawa tiga perahu. Di antaranya, satu perahu dari Pangi dan dua perahu dari Tambakrejo,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Blitar, Windu Susilo mengatakan, proses pencarian memang dibagi menjadi dua regu. Yakni, darat dan laut. Itu dilakukan guna mempercepat proses pencarian. Regu laut diinstruksikan menyisir perairan Blitar hingga Tulungagung. “Sedangkan regu darat diinstruksikan menyisisr wilayah Gayasan hingga Pantai Pasetran Gondo Mayit,” ucap dia.

Proses pencarian dimulai pukul 08.00 hingga pukul 16.00. Dia juga mendapatkan bantuan satu unit jet ski dari Pangkalan TNI AL Malang. Tim sempat terkendala adanya kabut tebal yang menyelimuti wilayah perairan dan pantai saat pagi hari. “Kapal Mandala milik korban ABK yang terdampar sudah ditarik oleh kelompok nelayan Pantai Prigi. Sedangkan tim terus berfokus melakukan pencarian melalui dua jalur, darat dan laut,” pungkasnya. (jar/c1/dit)

Editor : Doni Setiawan
#abk #pencarian #lakalaut #kapal #pantai #anak buah kapal (ABK)