Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Mengintip Produksi Custom Speaker, Dari Gandekan Tembus Pasar Kalimantan

Doni Setiawan • Selasa, 12 September 2023 | 00:45 WIB

SIBUK: Perajin speaker di Desa Gandekan, Kecamatan Wonodadi, merampungkan pesanan dari pelanggan.
SIBUK: Perajin speaker di Desa Gandekan, Kecamatan Wonodadi, merampungkan pesanan dari pelanggan.
 

KOTA BLITAR – Berawal dari keisengannya membuat perkakas, Sodiq kini punya usaha custom box speaker. Tak hanya dipasarkan di wilayah Blitar, permintaan custom speaker ini juga mencapai pasar luar pulau. Mulai dari Kalimantan, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, hingga Papua.

Setahun sebelum pamdemi Covid- 19 menyebar di Indonesia, lakilaki 29 tahun ini coba memberanikan diri membuka usaha custom box speaker. Berbekal kegemaran dan pengalaman bekerja di pabrik triplek, usahanya dijalankan dengan dana seadanya. Siapa sangka selama Covid- 19 usahanya mulai dikenal para peminat sound system.

Semula usaha yang digelutinya ini hanya fokus memenuhi permintaan pasar se-Blitar Raya. Terlebih, minat akan permintaan box sound di Kabupaten Blitar yang cukup tinggi. Peluang usaha ini dimanfaatkan pria murah senyum tersebut. “Tahun pertama di 2018 mulai memproduksi box sound dari pesanan yang datang, untuk area Blitar saya antarkan ke lokasi.” jelasnya.

Selama periode itu, dia bisa memproduksi 20-30 sound system dalam sebulan. Pesanan membanjiri bengkelnya yang tidak begitu luas. Meskipun demikian, selama sebulan itu dia bisa meraup laba hingga Rp 6 juta.

Lalu, tiba-tiba terjadi pembatasan di seluruh Indonesia akibat pendemi. Hal ini membuat Sodiq harus memutar otak. Lantas dia mulai membuat konten di media sosial. Siapa sangka promosinya di media sosial ini berhasil. Kini Sodiq bisa mengantongi Rp 29 juta dalam sebulan.

Dia dan kedua karyawannya memproduksi beragam keperluan sound system. Derasnya permintaan terus datang dari berbagai daerah dan beragam. “Permintaanya beragam mulai dari planar, parather, middle, hingga paket sound siap bunyi,” kata laki-laki yang tinggal di Dusun Wadang, Desa Gandekan, Kecamatan Wododadi ini.

Salah seorang pegawai Sodiq, Irwan, mengaku permintaan sound system di Blitar cukup tinggi. Itu tak lepas dari banyaknya kegiatan masyarakat yang berhubungan langsung dengan speaker. Seperti halnya festival, karnaval, pengajian, hingga pernikahan. “Untuk box single ada beragam ukuran. Box berdiameter 10 inci biasanya mencapai Rp 1,3 juta,” paparnya. (mg3/c1/dit)

Editor : Doni Setiawan
#produksi #speaker #pasar #inovasi #sound system