KOTA BLITAR – Berdasarkan surat edaran Badan Kepegawaian Negara (BKN), pemerintah telah membuka seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Namun, Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar menegaskan bahwa tidak ada seleksi khusus untuk formasi CPNS tahun ini.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kusno. Kota Blitar tahun ini hanya membuka seleksi untuk formasi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak tergiur dengan iming-iming bisa lolos seleksi PNS.
Hal ini merujuk pada masyarakat yang menanyakan kejelasan seleksi CPNS. “Ya, belum ada informasi (seleksi CPNS). Kalau ada pasti diumumkan secara resmi,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Blitar kemarin (4/9).
Kusno menjelaskan, seleksi CPNS yang dibuka tahun ini hanya ada di wilayah Kementerian dan Lembaga Negara. Sementara untuk formasi daerah, baik kabupaten maupun kota hanya dibuka untuk seleksi formasi PPPK. Masyarakat pun diimbau untuk berhati-hati jika ada oknum yang mengaku bisa meloloskan calon peserta. Khususnya seleksi CPNS dan PPPK.
Nah, jika terdapat oknum yang menawarkan bisa meloloskan calon peserta CPNS ataupun PPPK, Kusno meminta masyarakat segera melapor. Itu dilakukan demi mencegah kerugian. “Lapor langsung sekaligus memastikan kebenaran informasi tersebut. Ini supaya tidak banyak merugikan orang lain,” ujar pria ramah ini.
Sekadar diketahui, tahun ini pemkot membuka lowongan PPPK dengan kuota 327 kursi. Jumlah tersebut didominasi tenaga guru 144 orang. Disusul tenaga kesehatan 123 orang dan tenaga teknis 60 orang.
Kuota itu sudah termasuk formasi tambahan pada 2022 yang tidak terisi. Yakni, formasi tenaga teknis. Dari kuota 32 kursi, hanya terisi 9 kursi pada seleksi PPPK tahun lalu. Kusno pun berharap agar kuota tahun ini terisi semua. (mg1/c1/sub)
Editor : Doni Setiawan