Masyarakat di empat rukun tetangga (RT) di Kabupaten Blitar terancam sulit mengakses air bersih untuk kebutuhan harian. Pasalnya, musim kemarau yang berlangsung dalam beberapa waktu belakangan meyebabkan debit air di sejumlah mata air di desa itu berkurang.
Bahkan, Sumber Dandang, salah satu mata air yang juga menjadi destinasi wisata alternatif di Desa Sumber, Kecamatan Sanankulon, juga ikut terdampak. Kondisi ini jelas jadi perhatian khusus pemerintah desa (pemdes) setempat.
“Jelas, kemarau menjadikan debit air di sumber jadi agak mengecil,” ujar Kepala Desa Sumber, Suyudi Harianto.
Bukan hanya itu, sekitar 30 hektar sawah yang ada di desa itu juga terancam kekeringan. Bahkan, tidak mungkin para petani bakal mengalami gagal panen.
Tak kurang sekitar empat RT di Desa Sumber terancam kekeringan di musim kemarau tahun ini. Jika kondisi dinilai makin memburuk, ada kemungkinan pemdes bakal meminta bantuan kepada Pemkab Blitar untuk melakukan dropping air bersih.
“Di Desa Sumber satu lingkungan memanfaatkan sumber dari sumber air dari Sumber Ringin. Biasanya yang memanfaatkan itu dari bawah-bawahnya,“ kata Suyudi lagi. (mg3/dit)
Editor : Aditya Yuda Setya Putra