Pasar ini diproyeksikan bakal menampung lebih banyak pedagang dan pembeli. Alasannya, Pemkab Blitar bakal membangun tiga blok alias gedung. Pantauan di lapangan, sejumlah pekerja mulai melakukan pembangunan fisik.
“Hari ini (kemarin, Red) mulai dilakukan pembangunan fisik. Pengembangan ini untuk tempat khusus Pasar Grosir. Terutama hasil pertanian masyarakat Kecamatan Ponggok,” ujar Bupati Blitar Rini Syarifah.
Perempuan yang karib disapa Mak Rini mengungkapkan, hasil pertanian di Kecamatan Ponggok cukup besar. Maka dari itu, dengan adanya pasar grosir ini, sayur dan buah-buah produk lokal bisa dipasarkan ke berbagai wilayah secara optimal. “Oleh karena itu, pengembangan ini dikhususkan untuk mewadahi hasil petani lokal,” lanjutnya.
Pembangunan pasar ini menelan anggaran sebesar Rp 4 M. Rinciannya, Rp 1,3 M bersumber dari dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Blitar tahun anggaran 2023 dan Rp 2,7 M dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag). Sementara itu, pembangunan fisik Pasar Patok ditarget rampung pada Desember mendatang.
“Targetnya, pembangunan pengembangan Pasar Patok bisa selesai pada 10 Desember. Setelah itu, kami fokus ke revitalisasi Pasar Kesamben. Rencananya dilakukan pembangunan pada tahun depan,” kata orang nomor satu di lingkup Pemkab Blitar ini.
Di sisi lain, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Blitar Darmadi mengungkapkan, para petani lokal lebih memilih untuk memasarkan hasil produksinya secara langsung ke berbagai wilayah. Mulai dari Kota Kediri atau Kabupaten Kediri. Nah, jika pembangunan Pasar Patok rampung, para petani lokal tak perlu jauh-jauh dalam upaya memasarkan produknya.
“Nantinya seperti itu. Karena ini tempat jualan dari petani ke tengkulak. Kami berharap dengan pengembangan ini, hasil pertanian juga dipasarkan di pasar ini dan meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat Kabupaten Blitar,” ucapnya.
Anggota Paguyuban Pedagang Pasar Patok, Riyadi, mengatakan sempat dimintai usulan dalam pembahasan pemanfaatan lahan kosong di Pasar Patok. Menurutnya, pengembangan pasar dengan membangun tiga blok baru justru lebih efisien untuk menggenjot sektor ekonomi masyarakat.
“Kami berharap dengan pengembangan Pasar Patok ini bisa lebih maju, menyejahterakan masyarakat, khususnya pedagang dan lingkungan masyarakat Ponggok,” kata dia. (jar/c1/dit)
Editor : Doni Setiawan