Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

BPJS Kesehatan Kabupaten Blitar Tunjuk 7 Agen Pesiar di Desa Sumberjo

Doni Setiawan • Sabtu, 16 September 2023 | 02:57 WIB

ANTUSIAS: Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Blitar Ikke Yulia Pujiastuti memberikan arahan kepada agen program PESIAR di Kantor Desa Sumberjo, Jumat (15/9).
ANTUSIAS: Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Blitar Ikke Yulia Pujiastuti memberikan arahan kepada agen program PESIAR di Kantor Desa Sumberjo, Jumat (15/9).
 

KABUPATEN BLITAR – BPJS Kesehatan Kabupaten Blitar memberikan sosialisasi dan pembekalan kepada para agen Petakan, Sisir, Advokasi, dan Registrasi (PESIAR) di Kantor Desa Sumberjo, Kecamatan Sutojayan, Jumat (15/9). Kegiatan ini menindaklanjuti peluncuran Program PESIAR yang dilakukan pada akhir Agustus lalu.

Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Blitar, drg. Ikke Yulia Pujiastuti, M.kes menjelaskan,  Program PESIAR diluncurkan untuk mendukung program Sustainable Development Goals (SDGs) Desa alias pembangunan berkelanjutan di desa. Dalam konteks pelayanan kesehatan, tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) Desa mengusung Program Indonesia Sehat yang terdiri dari tiga aspek utama. Yakni, paradigma sehat, pelayanan kesehatan, dan jaminan kesehatan nasional.

“Agen-agen PESIAR ini bisa dari tokoh masyarakat, kader kesehatan, bidan desa, atau yang disegani. Kalua ini tadi kebetulan dari kader kesehatan atau posyandu,” katanya.

Tujuh orang agen PESIAR ini berasal dari kader posyandu di Desa Sumberjo. Dalam pembekalan ini, agen diberikan pengetahuan dasar mengenai Program PESIAR. Misalnya, memberikan penjelasan mengenai manfaat yang diterima apabila menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Program ini bertujuan untuk mendukung SDGs Desa menjadi Desa Sehat. Salah satunya adalah mendaftarkan masyarakatnya sebagai peserta JKN,” ungkapnya.

Dalam pembekalan tersebut, para agen PESIAR tampak aktif bertanya mengenai teknis di lapangan dan kendala-kendala yang mungkin akan ditemui. Termasuk kriteria yang seharusnya mendaftar BPJS Kesehatan secara mandiri.

“Jika ternyata masyarakatnya kurang mampu dan belum terdaftar, maka bisa dikoordinasikan dengan dinas terkait, misal dengan dinas sosial atau dari dinas kesehatan,” jelasnya.

Ikke juga menjelaskan alasan memilih Desa Sumberjo sebagai target percontohan. Itu karena 93 persen lebih masyarakat di desa ini sudah menjadi peserta BPJS Kesehatan. Terlebih lagi, Desa Sumberjo juga menjadi desa yang pernah meraih prestasi Desa Unggulan.

Di lokasi yang sama, Kepala Desa Sumberjo, Suroto, mengapresiasi penunjukkan Desa Sumberjo sebagai pilot project Program PESIAR di Kabupaten Blitar. Dia berpendapat bahwa kehadiran agen PESIAR adalah bukti bahwa BPJS Kesehatan telah mengalami perbaikan yang signifikan dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

Suroto mencatat bahwa rencananya akan ada 7 agen yang akan dipilih untuk mengimplementasikan Program PESIAR. Dia berharap jumlah peserta JKN di Desa Sumberjo dapat meningkat secara substansial.

“Pertama-tama, saya ingin mengungkapkan penghargaan yang sangat tinggi kepada BPJS Kesehatan atas peluncuran Program PESIAR. Sebagai wakil desa, kami berkomitmen untuk memaksimalkan peran Agen PESIAR ini agar BPJS Kesehatan dapat memberikan pelayanan yang semakin baik, terutama di tingkat desa. Rencananya akan ada 7 agen yang akan ditugaskan, sejalan dengan jumlah RT di Desa Sumberjo. Dengan demikian, setiap RT akan memiliki satu agen yang bertanggung jawab. Populasi penduduk Desa Sumberjo saat ini sekitar 1.320 orang.

Suroto berencana untuk bekerja sama dengan BPJS Kesehatan Kabupaten Blitar dalam rangka memastikan pemantapan, sosialisasi, atau upaya lain yang diperlukan untuk memberikan pengetahuan yang lebih mendalam kepada agen PESIAR. “Hal ini bertujuan untuk memaksimalkan kinerja mereka sehingga tingkat kepesertaan dapat mencapai lebih dari 90 persen," ungkapnya. (*/don)

Editor : Doni Setiawan
#Kabupaten Blitar #pesiar #SDGs Desa #Desa Sumberjo #agen #bpjs kesehatan #sutojayan #jaminan kesehatan nasional (jkn) #jkn