BLITAR – Warga Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, dihebohkan dengan penemuan mayat di yang hanyut terbawa arus Sungai Lodagung Kamis pukul (21/9/2023).
Namun tidak ada warga setempat yang mengenali korban dengan jenis kelamin laki-laki. Diperkirakan meninggal dunia beberapa jam sebelum ditemukan.
Kapolsek Lodoyo Barat Eddy Sumartono menjelaskan bahwa korban ditemukan pertama kali oleh anak sekolah dasar (SD) yang berangkat ke sekolah ketika melintasi jembatan Sungai Lodagung.
Baca Juga: Alun-Alun Kota Blitar Dipercantik dengan Tugu Nol Kilometer, Ini yang Dilakukan Pemkot Blitar
Mereka melaporkan kejadian kepada anggota polisi, yang kebetulan sedang berolahraga di sekitar lokasi. Setelah itu dilaporkan ke Polsek Lobar dan Inafis Polres Blitar, untuk dilakukan evakuasi.
“Setelah itu anggota polisi bernama Bobby bersama warga mengevakuasi dengan dibantu warga setempat. Lantara, korban berada di tengah sungai. Setelah dipinggirkan, ketika diidientifikasi tidak ada tanda pengenal dan warga juga tidak mengenal korban,” ujar Eddy yang ditemui di lokasi kejadian.
Dia melanjutkan, polisi saat ini berusaha menyelidiki identitas korban dan menghubungi keluarga.
Untuk saat ini, jenazah dibawa ke RSUD Waluyo Wlingi untuk dilakukan otopsi untuk diketahui penyebab kematiannya. Korban terlihat mengalami luka-luka dibagian kepalanya, yang diduga benturan ketika terjatuh atau terkena batu di sungai.(jar)
Editor : Doni Setiawan