Berawal dari penasaran dan modal minim, Katmiatun coba membuka usaha makanan. Bakso kelapa muda ia pilih jadi mata bisnisnya. Meski sempat ragu di awal, perempuan asli Kota Blitar ini telaten menjalankan usahanya. Kini, kuliner bakso kelapa muda miliknya jadi jujukan berbagai kalangan.
Tidak seperti bakso pada umumnya yang disuguhkan di atas mangkuk, bakso yang satu ini disuguhkan di dalam kelapa muda. Kuah bakso yang hangat bercampur dengan daging kelapa muda yang legit memunculkan rasa gurih yang nyaman di lidah.
Katmiatun mengaku, ide unik ini bermula dari keresahan dan penasaran. Dalam prosesnya, dia cukup sering mengalami gagal saat mencoba mencari racikan yang pas. Wajar, tidak semua bumbu kaldu bisa “berjodoh” begitu dicampur dengan daging kelapa muda.
Terlebih, daging kelapa muda juga memiliki rasa tersendiri. “Itu yang membuat prosesnya dulu cukup lama,” akunya.
Setelah merasa mantap dengan resep, Katmiatun dan suami mulai membuka kedai di wilayah Kelurahan Bendo. Tepatnya pada 2019 lalu. Tanpa disangka, banyak warga yang suka dengan olahan ini.
Sebagian dari mereka yang datang lantaran penasaran dengan campuran kaldu bakso dan kelapa muda. Jadi, jangan heran ada banyak tumpukan kelapa begitu tiba di depan lapak miliknya.
“Sampai sekarang masih ada pelanggan walaupun tidak seramai dulu. Kalau dulu bisa habis sampai 250 kelapa dalam sehari. Kalau sekarang rata-rata bisa habis 100 kelapa sehari. Ya terhitung masih lumayan lah,” bebernya.
Perempuan 53 tahun ini menambahkan, proses pembuatannya terbilang susah-susah gampang. Pertama, pilih kelapa muda untuk dipotong bagian atasnya. Lalu, keluarkan air kelapa di bagian dalam. Setelahnya, masukkan bahan-bahan bakso dengan kuah panas.
“Kalau kuahnya panas akan cepat bercampur dengan sari kelapa muda. Soalnya yang paling enak itu ketika masih hangat. Sedangkan untuk campurannya sama seperti bakso pada umumnya. Ada kecap, sambal, dan saos. Kalau di sini, air minumnya ya air degan (kelapa muda, Red) itu,” ujar Katmiatun.
Nah, selain menyantap bakso, pelanggan juga bisa “berburu” daging kelapa muda dalam wadah yang disediakan. Untuk mempermudah, pelanggan juga diberi alat pengerok khusus yang biasa dipakai untuk mengupas daging kelapa muda dari tempurungnya. “Itu yang bikin rasanya tambah legit,” pungkasnya. (mg2/c1/dit)
Editor : Didin Cahya Firmansyah