Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Kades Tambakrejo Blitar Beri Bocoran Solusi Terkait Kisruh Pengelolaan BUMDes Berujung Perusakan

Didin Cahya Firmansyah • Senin, 2 Oktober 2023 | 18:30 WIB

 

INDAH: Pantai Tambakrejo, di Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, memiliki pemandangan indah.
INDAH: Pantai Tambakrejo, di Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, memiliki pemandangan indah.

 

BLITAR– Masalah pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Tambakrejo Kecamatan Wonotirto mulai ada titik terang, usai geger dengan merusak pintu masuk ke pantai tersebut.  

Lantaran pemerintah desa akan melakukan musyawarah, untuk mencari solusi permasalahan ini. Dipastikan pemilihan kepengurusan Bumdes, akan dilanjutkan pada bulan ini.

Kepala Desa Tambakrejo Surani tidak membenarkan jika pemilihan kepengurusan Bumdes dibatalkan. Karena ada sedikit mis komunikasi, pelaksanaan pemilihan pengurus baru terpaksa ditunda.

 “Solusinya kami akan lakukan musyawarah desa (Musdes), direncanakan besok (red, hari ini). Lantaran sempat ada permasalahan antara pengurus lama dengan panitia pemilihan BUMDes. Namun sekarang sudah ada kesepakatan, maka dari itu akan dilakukan musdes,” ujar Surani.

Dia melanjutkan, hasil musdes ini nantinya menentukan nasib pengurus BUMDes yang lama di kepengurusan baru. Namun Surani membocorkan, dimungkinkan anggota pengurus lama masuk dalam kepengurusan baru tanpa ketua. Karena, hasilnya nanti harus terpilih pemimpin BUMDes dengan wajah yang baru.

Surani berusaha untuk mendamaikan kondisi dalam permasalahan BUMDes ini. Nantinya bila hasil pemilihan tidak memuaskan masyarakat, maka pihaknya akan melakukan sosialisasi ketika musdes. Berharap nantinya hasil pemilihan dapat diterima semuanya dan menciptakan kondisi yang kondusif.

“Permasalahannya memang pengurus lama dengan panitia. Maka dari itu, saat musdes nanti yang dilakukan pemilihan hanya direktur atau pemimpin. Bagi orang-orang yang sudah terdaftar, itu juga ditampilkan,” terangnya.

Ketika disinggung bagi hasil pendapatan BUMDes yang tidak merata menjadi pemicu konflik. Surani tidak membenarkan, lantaran pajak, asuransi dan persentase yang lain tidak ada masalah.

Bahkan kegiatan masyarakat di desanya, juga berasal dari BUMDes. Misalnya, digunakan untuk kegiatan bulan sura, pembangunan, kegiatan dapur, dan lainnya.

Baca Juga: Melirik Eksotisme Pantai dan Budaya Desa Tambakrejo

Surani menyangkal bila pintu masuk Pantai Tambakrejo dirusak oleh kelompok masyarakatnya. Hanya dilakukan pemblokiran petugas jaga, sehingga tidak ditarik retribusi ketika masuk area wisata dalam beberapa hari.

Syukurnya kemarin kondisinya sudah membaik, lantaran wisatawan telah ditarik retribusi lagi saat masuk Pantai Tambakrejo.

“Kades hanya mengikuti dari hasil musdes. Saya tidak memihak siapa pun. Terpenting sesuai dengan BUMDes, langkahnya dan hasil pemilihan. Saya mengikuti saja,” pungkasnya. (jar/hai)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#bumdes tambakrejo blitar #pantai tambakrejo blitar #blitar jawa timur #blitar